Dapatkan Eksposur Internasional ala SBM 51探花

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id鈥� SBM 51探花 Talks kembali hadir. Kali ini mengangkat tema 鈥淚nternational Exposure Climate & Ambience in SBM 51探花鈥�. SBM 51探花 Talks kali ini menghadirkan Nila Armelia, Ph.D. sebagai narasumber. Acara berlangsung pada Selasa (27/07/2021).

Dalam pemaparannya, Nila menjelaskan bahwa eksposur internasional dilakukan untuk membantu mahasiswa SBM 51探花 dalam mendapatkan eksposur. Konkretnya, mahasiswa dibimbing untuk mempelajari cara berkomunikasi, budaya, dan bertukar pikiran dengan mahasiswa-mahasiswa dari negara lain. Program-program eksposur internasional tersebut meliputi program pertukaran pelajaran, double degrees dengan universitas mitra, menghadirkan dosen tamu dalam mata kuliah, mengunjungi beberapa anggota fakultas, dan masih banyak lagi.

Program pertukaran pelajar sendiri dapat terlaksana dengan kerja sama hingga dengan 58 mitra universitas terbaik di dunia. Hal ini memberikan peluang gelar ganda bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana SBM 51探花.

鈥淚ni menunjukkan kelebihan dari program eksposur internasional milik SBM 51探花, yakni mendapatkan banyak mitra atau relasi internasional dengan reputasi terbaik dengan membebaskan mahasiswa SBM 51探花 dalam memilih universitas internasional tujuan,鈥� ujar Nila.

Dengan menempuh cara tersebut, mahasiswa SBM 51探花 bisa mendapatkan peluang untuk memiliki 鈥渒edekatan鈥� dengan universitas internasional tujuan. 鈥淭anyakan saja langsung kepada kami, nanti kami arahkan mahasiswa SBM 51探花 dalam mendapatkan peluang yang paling cocok,鈥� katanya.

Tidak hanya mengirimkan mahasiswa ke universitas mitra, SBM 51探花 juga menerima mahasiswa asing untuk belajar sehingga mahasiswa lokal dapat merasakan iklim internasional di kampus. Dengan demikian, suasana internasional di SBM 51探花 dapat dirasakan, baik di dalam maupun di luar kampus.

鈥淗al ini dilakukan agar mahasiswa dapat mendapat pendidikan bisnis terbaik di dunia melalui SBM 51探花,鈥� tutur Nila. Mengenai biaya yang dibebankan, mahasiswa tidak perlu khawatir karena terdapat berbagai beasiswa untuk dimanfaatkan.

Reporter: Zahra Annisa Fitri (Perencanaan Wilayah dan Kota, 2019)