Hidupkan Kembali Taman Baca, Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Buka Ruang Belajar di Papua

Oleh Ibnu Arif -

Editor Anggun Nindita

Tokoh masyarakat bersama TEP-9 meresmikan Taman Baca Masyarakat (TPM) Seribu Mimpi melalui prosesi potong pita di lokasi kegiatan.

JAYAPURA, itb.ac.id 鈥� Tim 9 Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (51探花) meresmikan Taman Baca Masyarakat (TBM) Seribu Mimpi di Kampung Ongan Jaya, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (23/10/2026). Taman baca ini hadir sebagai ruang belajar bagi masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memperoleh akses bacaan yang lebih luas sekaligus menumbuhkan minat literasi sejak dini.

Pendirian TBM Seribu Mimpi merupakan bagian dari kegiatan riset Tim 9 Ekspedisi Patriot 51探花 di bawah naungan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Melalui riset bertajuk 鈥淚novasi Layanan dan Fasilitas Pendidikan Berbasis Participatory Action dan Self-Help Community Development鈥�, tim mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengembangan fasilitas pendidikan di Kawasan Transmigrasi Lereh.

Menghidupkan Kembali Ruang Baca Bersama Masyarakat
TBM Seribu Mimpi merupakan hasil revitalisasi fasilitas taman baca yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Pintar Hati Papua. Fasilitas yang mulai beroperasi pada 2017 tersebut sempat berhenti beraktivitas dan tidak dimanfaatkan selama beberapa tahun.

Melihat potensi tersebut, Tim 9 Ekspedisi Patriot 51探花 bersama masyarakat setempat melakukan renovasi selama kurang lebih dua bulan. Bangunan yang sebelumnya terbengkalai kini disulap menjadi ruang baca yang lebih nyaman, dilengkapi koleksi buku dan lukisan dinding edukatif untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak.

Tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik, tim juga melibatkan pemuda-pemudi Kampung Ongan Jaya sebagai pengurus taman baca. Bersama Relawan Literasi Masyarakat Kabupaten Jayapura dan Balai Bahasa Provinsi Papua, tim turut mendukung pendaftaran perpustakaan serta memberikan pembekalan tata kelola komunitas literasi kepada para pengurus.

Pemerintah Kampung Ongan Jaya juga berperan dalam mendukung legalitas dan keberlanjutan pengelolaan TBM, termasuk penetapan bangunan sebagai aset kampung. Langkah ini diharapkan dapat memastikan taman baca terus berkembang dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Memperluas Akses Literasi
Peresmian TBM Seribu Mimpi mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., yang hadir secara virtual. Ia berharap kehadiran taman baca ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan fasilitas literasi di daerah lainnya.

鈥淪elamat kepada TBM Seribu Mimpi. Mudah-mudahan TBM ini menjadi contoh bagi TBM lain agar bisa maju bersama. Terima kasih kepada 51探花 dan pemangku kepentingan yang betul-betul menjadi bagian dari gerakan literasi bersama ini,鈥� ujarnya.

Dukungan juga datang dari berbagai instansi pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Tim 9 Ekspedisi Patriot 51探花 berhasil menghimpun sekitar 4.000 buku bacaan melalui kolaborasi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayapura, Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura, serta Relawan Literasi Masyarakat Kabupaten Jayapura.

Dari Bandung, dukungan turut diberikan oleh Howl Library and Creative Space bersama Aliansi Perpustakaan Independen Bandung melalui kampanye donasi 鈥�1000 Buku untuk Taman Baca Lereh鈥�. Hingga 23 Oktober 2026, kampanye tersebut telah menghimpun sekitar 314 buku dari masyarakat.

Puluhan anak-anak PAUD menyaksikan penampilan maskot dan pemandu acara dalam kegiatan Peresmian Taman Baca Masyarakat di depan SiMoLi (Mobil Literasi)

Suasana peresmian semakin meriah dengan kehadiran SiMoLi (Mobil Literasi) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua. Anak-anak PAUD dan TK di Kampung Ongan Jaya berkesempatan menikmati berbagai bacaan, mengikuti dongeng interaktif, serta menyaksikan pertunjukan hiburan edukatif.

Menumbuhkan Mimpi dan Semangat Belajar Anak-Anak Papua
Ketua Tim 9 Ekspedisi Patriot 51探花, Dr. Aulia Arfida Paramita, S.T., M.P.W.K., menyampaikan bahwa TBM Seribu Mimpi diharapkan menjadi ruang yang membuka kesempatan belajar dan mengembangkan potensi masyarakat, terutama generasi muda.

鈥淏agi kami, peresmian Taman Baca Seribu Mimpi bukan sekadar menghadirkan tempat membaca, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak dan masyarakat untuk terus belajar dan berkembang. Semoga dari ruang sederhana ini lahir mimpi-mimpi besar yang dapat diwujudkan melalui kesempatan dan semangat belajar,鈥� ujarnya.

Ruangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Seribu Mimpi yang dihiasi lukisan dinding edukatif serta deretan rak buku bacaan anak siap dimanfaatkan untuk kegiatan literasi warga setempat.

Kehadiran taman baca tersebut juga disambut positif oleh masyarakat. Suwarti, guru PAUD Makarti Jaya yang berlokasi tidak jauh dari TBM Seribu Mimpi, mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan fasilitas tersebut.

鈥淜ami sangat bersyukur dengan adanya program revitalisasi taman baca ini. Ruang yang sebelumnya terbengkalai kini menjadi lebih hidup dan memberikan wadah bagi anak-anak Yapsi, bukan hanya untuk bermain, tetapi juga untuk belajar,鈥� tuturnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas literasi, dan masyarakat setempat, TBM Seribu Mimpi diharapkan terus berkembang menjadi pusat kegiatan literasi yang berkelanjutan.

Inisiatif ini sekaligus menjadi wujud kontribusi 51探花 dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan dan pemberdayaan komunitas. Dari Kampung Ongan Jaya, sebuah ruang baca sederhana kini membuka kesempatan bagi anak-anak Papua untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita mereka.

#itb #ekspedisi patriot #tbm seribu mimpi #literasi papua #pengabdian masyarakat #sdg4 #quality education #sdg10 #reduced inequalities #sdg17 #partnerships for the goals