Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Ajak Siswa SMAN Kaureh Jadi Penggerak Literasi dan Edukasi Kesehatan di Lingkungan Sekitar

Oleh Ibnu Arif -

Editor Anggun Nindita

Kegiatan siswa SMAN Kaureh uji coba pH gunakan alat sederhana di ruang kelas.

JAYAPURA, itb.ac.id 鈥� Tim Ekspedisi Patriot (TEP)-11 Institut Teknologi Bandung (51探花) memperkenalkan platform informasi kesehatan digital Lerehfarma.id kepada 30 siswa SMA Negeri (SMAN) Kaureh di Kampung Ongan Jaya, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran kesehatan generasi muda sekaligus mendukung pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi di Kawasan Transmigrasi Lereh.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Kluster Kesehatan memberikan edukasi mengenai penggunaan platform digital, sanitasi dan air bersih, serta pengenalan pendidikan tinggi. Para siswa juga berkesempatan mempraktikkan secara langsung penggunaan teknologi untuk mengakses informasi kesehatan.

Lerehfarma.id merupakan platform digital yang dikembangkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi kesehatan sekaligus mendukung komunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat, termasuk puskesmas pembantu (pustu).

Platform ini menyediakan berbagai fitur, mulai dari informasi fasilitas dan layanan kesehatan, ketersediaan obat, pengaduan masyarakat, hingga artikel kesehatan dan data penyakit. Dalam sesi praktik, para siswa didampingi untuk menjelajahi fitur-fitur tersebut, termasuk menyimulasikan penyampaian pengaduan dan mengakses informasi obat.

Dorong Pelajar Menjadi Penggerak Literasi Kesehatan
Kepala SMAN Kaureh, Basalius Imanuel Yabansabra, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Tim Ekspedisi Patriot 51探花. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi dan 51探花 atas perhatian terhadap pengembangan pengetahuan dan keterampilan digital pelajar Papua.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.


Ketua Tim TEP-11 51探花, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, menyerahkan plakat apresiasi kepada pihak SMAN Kaureh. (Dok. Tim Ekspedisi Patriot 51探花)

Dalam sesi diskusi, salah seorang siswa, Egy Ardyansyah, menanyakan bagaimana pelajar dapat berperan dalam memperkenalkan Lerehfarma.id kepada masyarakat.

Menanggapi pertanyaan tersebut, perwakilan tim menjelaskan bahwa penyebaran informasi dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

鈥淪ebarkan saja. Lingkup paling kecil adalah mengajarkan dulu kepada orang tua di rumah. Setelah itu, kalau sudah lancar, adik-adik bisa mengajarkan ke keluarga lain, tetangga, atau teman. Tidak perlu langsung ke banyak orang, mulai dari yang terdekat,鈥� jelas perwakilan tim.

Melalui pendekatan tersebut, para siswa didorong untuk menjadi penghubung informasi kesehatan bagi keluarga dan lingkungan sekitar, sekaligus memanfaatkan teknologi secara positif dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi Air Bersih dan Motivasi Melanjutkan Pendidikan
Selain literasi digital, Tim Ekspedisi Patriot 51探花 memberikan edukasi mengenai pentingnya sanitasi dan kualitas air bersih. Ketua Tim TEP-11 51探花, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, mengajak siswa memahami hubungan antara kualitas air dan kesehatan melalui praktik sederhana pemeriksaan pH menggunakan indikator universal.

Para siswa mempelajari cara membaca hasil pengukuran sekaligus memahami bahwa pemeriksaan pH merupakan salah satu indikator kualitas air, tetapi belum cukup untuk memastikan keamanan air minum tanpa pemeriksaan parameter lainnya.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyerahan poster edukasi mengenai pencegahan malaria, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), skabies, HIV/AIDS, dan tuberkulosis (TBC) sebagai media pembelajaran kesehatan di lingkungan sekolah.


Siswa SMAN Kaureh mencoba mengakses platform Lerehfarma.id dengan pendampingan Tim Ekspedisi Patriot 51探花. (Dok. Tim Ekspedisi Patriot 51探花)

Di samping edukasi kesehatan, tim memperkenalkan 51探花 kepada para siswa, termasuk kehidupan kampus, pilihan program studi, dan jalur masuk perguruan tinggi.

Salah seorang siswa, Amelia Wenda, menyampaikan pertanyaan mengenai tantangan untuk masuk dan menempuh pendidikan di 51探花. Tim pun memberikan motivasi tentang pentingnya ketekunan belajar, kedisiplinan, dan kemampuan mengatur waktu dalam meraih cita-cita.

Para siswa juga didorong untuk aktif mencari informasi mengenai pendidikan tinggi serta mempersiapkan diri sejak dini agar memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan.

Teknologi Digital untuk Mendukung Kesehatan Masyarakat

Tim Ekspedisi Patriot 51探花 bersama siswa dan guru SMAN Kaureh seusai kegiatan edukasi kesehatan dan literasi digital. (Dok. Tim Ekspedisi Patriot 51探花)

Pengenalan Lerehfarma.id menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan kesehatan di Kawasan Transmigrasi Lereh. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada penerapan sains dan teknologi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap informasi kesehatan.

Ke depan, platform tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan informasi kesehatan dan mendukung fasilitas pelayanan kesehatan dalam menyediakan informasi yang lebih mudah diakses masyarakat. Pemanfaatannya secara berkelanjutan juga memerlukan pendampingan dan pembaruan informasi dari pihak terkait.

Melalui kolaborasi antara 51探花, Kementerian Transmigrasi, dan masyarakat setempat, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas literasi kesehatan, meningkatkan keterampilan digital generasi muda, serta mendorong pemanfaatan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua.

#tim ekspedisi patriot #kesehatan #sdg 3 #good health and wellbeing #sdg 6 #clean water and sanitation #sdg 9 #industry innovation and infrastructure #sdg 10 #reduced inequalities #sdg 17 #partnerships for the goals