Vaksinasi Dosis Kedua COVID-19 di 51探花 Menyasar 3.816 Dosen, Tendik, dan Lansia

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana

BANDUNG, itb.ac.id--Institut Teknologi Bandung kembali melaksanakan vaksinasi dosis kedua COVID-19 kepada dosen, tenaga kependidikan, dan lansia di lingkungan 51探花. Vaksinasi kedua ini berlangsung dari tanggal 19-23 April 2021 di Gedung Sasana Budaya Ganesha 51探花.

Pada vaksinasi kedua ini, total jumlah sasaran vaksinasi adalah berjumlah 3.816 orang. Jumlah ini lebih banyak dari vaksinasi tahap pertama yaitu 3.422 orang di bulan Maret lalu. Penambahan tersebut terjadi karena terdapat penambahan data, serta pada vaksinasi kedua ini diperbanyak jatah untuk lansia dari sivitias akademika 51探花 dan juga umum.

Kepala UPT Layanan Kesehatan 51探花 Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan, jumlah lansia yang dilakukan vaksinasi pada tahap kedua ini berjumlah 409 orang. Dari jumlah tersebut ada yang tergolong dosen juga nondosen (umum). Menurutnya, lansia dapat melakukan vaksinasi di Sabuga sebagai kontribusi 51探花 dalam program vaksinasi di Jawa Barat.

"Para lansia ini umumnya akan dilakukan vaksinasi di hari terakhir," ucapnya.
Ia menuturkan, vaksinasi tahap II ini, 51探花 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk pengadaan vaksin, dan pelaksanaannya dilakukan oleh Tim Vaksin 51探花 dengan Rumah Sakit Hasan Sadikit Bandung. "Untuk support tenaga para medisnya ada dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia, dan Poltekes," ujarnya.

Perharinya, vaksinasi ini dibatasi untuk 800 orang, di hari pertama sampai hari keempat. Sementara hari kelima itu sisanya, yaitu 616 orang. Jadwal layanan vaksinasi ini dilakukan dari pukul 08.00-13.30 WIB. Khusus hari kelima diupayakan selesai sampai pukul 11.00 WIB.

Selama proses vaksinasi tersebut, pihak penyelenggara vaksinasi 51探花 berharap setiap orang bisa mematuhi protokol kesehatan 5 M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) seketat mungkin. Hal tersebut penting dilakukan agar pandemi COVID-19 segera berakhir.