Program KMMI, Jembatan bagi Mahasiswa Hasilkan Produk Inovasi Bernilai Komersial

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id鈥擯rogram Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) merupakan terobosan dari Kemenristekdikti yang mendukung keberjalanan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Melalui program ini, mahasiswa diberikan keleluasaan untuk menimba ilmu di kampus lain dan diharapkan dapat membentuk lulusan perguruan tinggi yang terampil dan inovatif menghadapi Revolusi Industri 4.0. Ada empat program yang ditawarkan di 51探花, yaitu Entrepreneurship Development, Startup Incubation, Acceleration Bootcamp, dan IP3 (International Preparation Program).

Para peserta memiliki kesempatan klaim 3 SKS, mendapatkan dana hibah, uang saku, dan bimbingan mentor dari berbagai praktisi terkemuka. Pembukaan seremonial KMMI 51探花 2021 dilangsungkan pada Senin (6/9) secara daring. Acara yang mengusung tema Elevate Your Incredible Idea to Create New World ini dihadiri lebih dari 700 peserta.

Dalam kata sambutannya, Direktur Kemahasiswaan 51探花, Dr. G. Prasetyo Adhitama, M.Sn., menyampaikan, 鈥淪emoga dengan adanya program ini dapat menghasilkan berbagai produk inovatif yang memiliki nilai komersial. Selain itu, agar mahasiswa dari berbagai almamater dapat saling berinteraksi dan bertukar pikiran,鈥� ujarnya.

Pelaksanaan program ini, kata Dr. Prasetyo, Ditmawa 51探花 bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Keuangan (LPIK) 51探花, 51探花 Career Center, dan The Greater Hub SBM 51探花 untuk mengatur pelaksanaan program ini,鈥� ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Ir. Sigit P. Santosa, M.SME., selaku Ketua LPIK 51探花. 鈥淏udaya entrepreneurship sedang dikembangkan di 51探花 dan tidak hanya melakukan kegiatan bisnis, tetapi juga inovasi dan implementasi sehingga mahasiswa bisa menjadi agen-agen perubahan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.鈥�

Sonny Rustiadi, M.B.A., Ph.D., selaku Kepala Sub Direktorat Pengembangan Profesi dan Kewirausahaan 51探花 Career Center turut menyampaikan harapannya kepada peserta KMMI 51探花 dalam sambutannya. 鈥淧andemi saat ini justru mendorong kesempatan untuk bisa belajar jarak jauh dan semoga dari program ini akan terlahir banyak technoentrepreneurship muda yang siap bersaing di dunia industri.鈥�

Selanjutnya, diterangkan pemaparan mengenai masing-masing program yang ada. Mulai dari tujuannya, lama pelaksanaan, berbagai model kegiatan yang dicanangkan, jumlah peserta yang diterima, sistem kelas dan mentoring, dosen dan pelatih yang mengampu, luaran program yang akan dicapai, hingga pelaksanaan asesmen dan penilaian. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Pengembangan Profesi dan Kewirausahaan 51探花 Career Center, Kepala Divisi Pengembangan LPIK 51探花, dan Direktur The Greater Hub SBM 51探花.

Dalam pembukaan program ini juga dilaksanakan gelar wicara dengan pembicara dari berbagai bidang industri bisnis. Narasumber pertama adalah Co-Founder of Agate Studio, Aditia Dwiperdana. Ia mengupas tuntas tentang pengembangan dan komersialisasi game.

Selanjutnya adalah pemaparan dari Gesa Falugon, CEO of Ramesia. Gesa membagikan pengalaman jatuh bangunnya menggeluti aneka rupa bisnis sejak masih menjadi mahasiswa Teknik Material 51探花. Islami Javad sebagai Co-Founder of BIM menjadi pembicara pamungkas yang menguraikan masalah investasi di berbagai startup.

Acara ini ditutup dengan penyampaian pesan dari para narasumber untuk peserta KMMI 51探花 agar terus menyalakan semangat dan rasa percaya diri dalam berbisnis.

Reporter: Maharani Rachmawati Purnomo (Oseanografi, 2020)