Kuliah Tatap Muka, Tim AMARI 51探花 Pantau Risiko Penularan COVID-19 di Kampus

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id 鈥揑nstitut Teknologi Bandung (51探花) telah membuka kembali kampus untuk kegiatan akademik. 51探花 menyediakan aplikasi bernama AMARI untuk memantau penyebaran COVID-19 sesegera mungkin.

Pada tahun 2021 lalu, tim AMARI 51探花 melakukan beberapa upaya guna pencegahan penularan COVID 19 di lingkungan 51探花, yaitu terkait tele-medicine (bekerja sama dengan UNPAD), tele-edukasi, dan pengadaan self-questionnaire untuk self-awareness responden terkait kondisi responden.

鈥淒ari tiga kegiatan tersebut, saya bertugas untuk melakukan analisis spasial dari data yang terkumpul, khususnya dari self-questionnaire yang menjadi syarat masuk ke kampus 51探花,鈥� kata Teguh, salah satu Tim AMARI 51探花.

Hasil analisa ini kemudian dapat dijadikan acuan bagi pihak yang berkepentingan, seperti rektorat untuk melihat perilaku aktivitas kampus pada level gedung, karena berkaitan dengan regulasi pembatasan aktivitas (salah satunya adalah pembatasan jumlah orang yang beraktivitas di tempat yang sama).

AMARI 51探花 memberikan informasi gedung-gedung mana di 51探花 dengan indikasi aktivitas tinggi atau rendah sehingga dapat mengestimasi tingkat risiko penularan COVID 19 pada satu gedung akibat tingginya aktivitas di sana. Di sisi lain, informasi ini juga bermanfaat untuk pengaturan kebijakan di 51探花 terkait efektivitas peraturan yang sudah dikeluarkan.

Teguh mengatakan, untuk tahun 2022 ini, hal serupa masih akan tetap dilakukan walaupun dengan banyak penyesuaian. Pada intinya, walaupun program vaksinasi sudah berjalan dengan baik, tetapi masa pandemi masih belum berakhir dan masih berpotensi untuk kembali merebak sehingga protokol kesehatan COVID 19 masih harus terus dilakukan, khususnya pada masa perkuliahan hybrid (bauran) yang saat ini sudah mulai dilakukan.

鈥淜alau kondisi pandemi masih berlangsung, harapan ke depannya tentu saja tidak terjadi clustering di 51探花 sehingga kita harus tetap waspada. Format kuisioner dan pola kerja tim AMARI akan terus diesuaikan dengan perkembangan situasi COVID 19 dan juga berorientasi pada responden,鈥� ucap Pak Teguh.

Reporter: Dheamyra Aysha Ihsanti (Perencanaan Wilayah dan Kota, 2019)