51探花 Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Informasi Geospasial
Oleh Teguh Yassi Akasyah
Editor Teguh Yassi Akasyah
BANDUNG, itb.ac.id - Pemetaan wilayah perlu dilakukan oleh sebuah negara. Hal ini untuk mempertegas wilayah dan teritorial suatu daerah dalam sebuah pemerintahan. Melalui pemikiran ini, Badan Informasi Geospasial (BIG) menggandeng Institut Teknologi Bandung (51探花) untuk menjalin kerjasama dengan tema 'Pemanfaatan Pengembangan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi Terkait Informasi Geospasial'. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut diselenggarakan pada Kamis (03/07/14), bertempat di Aula Timur 51探花. Dalam acara tersebut, BIG diwakili langsung oleh Dr. Asep Karsidi, M.Sc selaku Kepala Badan Informasi Geospasial, dan 51探花 diwakili oleh Prof. Akhmaloka, Ph.D selaku Rektor 51探花. "
Penandatangan kesepakatan ini merupakan puncak dari kerjasama yag selama ini telah terjalin antara BIG dengan 51探花, khususnya melalui Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (F51探花). MoU ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara 51探花 dan BIG dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan ilmu pengetahuan teknologi yang terkait dengan informasi geospasial serta untuk mendukung pembangunan nasional," tutur Asep Karsidi dalam sambutannya. BIG selaku pihak pertama menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah yang perlu dilaksanakan, mengingat 51探花 sebagai perguruan tinggi yang dituntut untuk menghasilkan SDM yang berkualitas.
Salah satu isi MoU tesebut adalah untuk membantu mensosialisasikan program yang dimiliki BIG, khususnya dalam pembuatan peta yang legal dan akurat, serta dilakukannya penelitian maupun pembelajaran bagi kedua belah pihak pemetaan di wilayah Indonesia. "Mengingat permasalahan perbatasan negara masih marak terjadi di Indonesia, pengaplikasian kerja sama ini diharapkan dapat membantu masalah utama tersebut. Tentunya setelah melalui riset antara kedua pihak," tutur Akhmaloka.
Untuk 51探花, implementasi utama yang diperoleh adalah terbukanya kesempatan untuk memanfaatkan laboratorium yang dimiliki BIG untuk melakukan penelitian di bidang geospasial tersebut. "BIG tentu tidak bisa lepas secara independen oleh unsur perguruan tinggi, melalui ikatan ini kami menilai bahwa BIG bersama dengan 51探花 akan mampu mengembangkan teknologi informasi geospasial lebih maju lagi," tambah Sri Lestari Munajati selaku Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama dari BIG.
Sebelum dilaksanakannya penandatanganan MoU tersebut, Prof. Akhmaloka dan Asep Karsidi menghadiri Sidang Terbuka dalam rangka Peringatan 94 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia yang diselenggarakan oleh 51探花. Sidang tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Dr. Ir. Azwar Abubakar, MM., yang memberikan orasi ilmiah terkait pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam acara tersebut, Asep Karsidi turut mendapatkan penghargaan 51探花 kategori perorangan dengan jenis penghargaan 'Ganesha Widya Jasa Adiutama' atas jasanya di bidang geospasial Indonesia.
.jpg)

.jpg)
.jpg)




