51探花 Bagikan Hand Sanitizer kepada Sejumlah Rumah Sakit di Jawa Barat

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana

*Dok. BPUDL 51探花

BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Sebagai bentuk kontribusi dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19), 51探花 melalui Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) melakukan pembagian hand sanitizer secara gratis kepada sejumlah rumah sakit di Jawa Barat. Pembagian hand sanitizer tersebut dilakukan mengingat saat ini sedang terjadi kelangkaan ketersediaan hand sanitizer di toko-toko.

Dalam pelaksanaannya, BPUDL-51探花 menggandeng Sekolah Farmasi 51探花, Bumi Medika Ganesha (BMG), dan Sekolah Ilmu Teknologi Hayati (SITH) untuk ikut serta melaksanakan pembagian hand sanitizer tersebut. Beberapa dosen dan praktisi yang terlibat diantaranya Dr. Ahmad Faizal (SITH), Dr. Deddy Priatmodjo Koesrindartoto (Dir. BPUDL-SBM), Dr. Apt. Sophi Damayanti (SF), Dr. Apt. Yulianto (SF), Apt. Bhekti Praktiwi, M.Si (SF), Iwa Kartiwa, M.OR (SF), Apt. Dewi Fitriani, M.Si (Alumni FA51探花), dan Apt. Inshe Melori (BMG).

Kepala BUPDL-51探花 Dr. Deddy Koesrindartoto mengatakan, 200 liter hand sanitizer yang didistribusikan ke beberapa rumah sakit di Bandung tersebut meliputi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Rumah Sakit Santosa, Rumah Sakit Muhammadiyah, Rumah Sakit Al Islam, dan beberapa rumah sakit lainnya di Cirebon, Garut, Kuningan, Majalengka, Cileunyi, Padalarang dan bahkan sampai ke Rumah Sakit Persahabatan Jakarta Timur.

鈥淩umah sakit yang kami distribusikan hand sanitizer adalah rumah sakit sekitar Bandung dan rumah sakit yang dijadikan rujukan oleh pemerintah. Proses distribusi dilakukan dengan meminta Faskes (Fasilitas Kesehatan) yang langsung mengambil ke lokasi pembuatan. 鈥淢ereka sangat membutuhkan, bahkan sampai datang dengan berbagai moda untuk mengambil,鈥� ujar Dr Deddy kepada Humas 51探花.

Deddy melanjutkan, 51探花 melalui BUPDL sudah menyiapkan kegiatan lanjutan untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19, namun belum bisa disampaikan untuk saat ini. Dia pun berharap seluruh sivitas akademika 51探花 dapat bersinergi, bahu membahu, untuk ikut berkontribusi melakukan mitigasi wabah COVID-19 sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Reporter: Diah Rachmawati (Teknik Industri, 2016)