Tim GEA 51探花 Raih Juara Satu di Geoscience Industrial Week (GIW) 2018
Oleh Ahmad Fadil
Editor Ahmad Fadil
BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (51探花) seperti tak kenal lelah mendulang prestasi melalui mahasiswa dan staf pengajarnya. Kali ini berita membanggakan datang dari mahasiswa Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (F51探花) 51探花. Tim GEA dari 51探花 berhasil meraih juara pertama di ajang Geoquiz Competition yang diselenggarakan pada tanggal 16 April 2018.
"Sebenarnya mahasiswa 51探花 yang masuk finalis di Geoquiz Competition ini ada 6 orang, yaitu Alfath Salvano, Aditya Rizki R, Aditya Yuda, Berliana Yuniar, Hamzah Zamzani, dan Dimas Adi H. Mereka yang berhasil meraih juara satu adalah Alfath, Rizki, dan Yuda," ujar Fivien Nur Savitri, Kasubdit Humas dan Publikasi 51探花.
Ketiga orang mahasiswa 51探花 tersebut memenangkan juara satu setelah berhasil menyisihkan tim mahasiswa dari UGM (Universitas Gajah Mada). Kejuaraan yang diikuti oleh berbagai tim mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia ini berlangsung di kota Kuala Lumpur, Malaysia. Para peserta diuji kemampuannya dalam penguasaan bidang ilmu kebumian dan aplikasi terapannya.
Tahun ini kesekian kalinya tim mahasiswa Geologi 51探花 mengikuti ajang Geoscience Industrial Week (GIW) 2018 yang diselenggarakan oleh Departemen Geologi Universiti Malaya, Malaysia. Ajang tersebut dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pertama di pagi hari dan sesi kedua di sore hari. Sebanyak 45 pertanyaan harus dihadapi para peserta pada sesi pertama sebelum menghadapi 60 pertanyaan berikutnya pada sesi kedua untuk dinyatakan sebagai juara GIW 2018.
Saat ditanya tentang persiapan menghadapi ajang ini, Rizki mengatakan bahwa mereka hanya memiliki waktu 2 minggu sejak dinyatakan lolos hingga hari perlombaan. Minggu pertama mereka gunakan untuk mengurus segala keperluan administrasi, baru setelah itu mereka mulai fokus membaca dan mempelajari materi-materi untuk kompetisi. Rizki mengungkapkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi kompetisi ini. 鈥淜ami bagi-bagi jobdesc. Kita bidang dan minatnya di mana lalu itu yang kita perdalam. Lalu, kita pakai strategi dan percaya sama teman sendiri,鈥� ungkapnya.
Berhasil menjadi juara pertama bukan berarti mereka tidak menemui kendala sama sekali. Cakupan pertanyaan yang luas selama kompetisi menjadi kesulitan tersendiri. Pertanyaan mengenai geoscience dianggap sebagai yang paling sulit karena cakupannya yang luas, 鈥淵ang sulit bagi kami adalah ketika yang keluar itu bukan pertanyaan geologi tapi pertanyaan tentang perminyakan dan pertambangan,鈥� katanya.
Meskipun ia mengaku tidak mudah meraih juara satu di Geoquiz Competition namun ia merasa semua itu tak lepas dari doa kedua orang tua dan bimbingan dosen mereka, Alfend Rudyawan, S.T, M.T., Ph.D. Rizki dan teman-teman satu timnya merasa bersyukur dengan kemenangan ini. 鈥淪enang bisa bawa nama Indonesia. Kan ini cita-cita setiap orang bisa membawa nama negara di tingkat internasional,鈥� katanya. Ia berpesan agar mahasiswa 51探花 tidak hanya fokus pada kemampuan akademik namun juga peduli kepada masyarakat di sekitar. 鈥淪eberapa besar kita berpengaruh di Indonesia. Seberapa besar kita mengharumkan nama Indonesia. Kita harus peduli pada masyarakat sekitar,鈥� pungkasnya.
Foto: Aditya Rizki Ramadhan





