Sambutan Rektor 51探花 dalam PRIMA 2O23: Tingkatkan Karya Inovasi 51探花 Demi Kemajuan Bangsa

Oleh Anggun Nindita

Editor Anggun Nindita


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Kantor Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Institut Teknologi Bandung (WRRI 51探花) mengadakan Pameran Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat (PRIMA), pada Rabu (20/12/2023) Terdapat tiga tempat diadakannya acara ini yaitu di aula barat, aula timur, dan juga pameran virtual.

Pada acara tersebut, Rektor 51探花, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara ini. Beliau menyampaikan bahwa acara PRIMA merupakan sebuah agenda tahunan. Namun, setiap tahunnya penelitian serta pengabdian masyarakat akan semakin diintensifkan. Hal ini pun sejalan dengan upaya 51探花 dalam memperkuat nilai Budaya Ilmiah Unggul.

鈥淯ntuk memperkuat Budaya Ilmiah Unggul, di sini kita inginkan adalah membangun budaya, meneliti adalah kegiatan sehari-hari sebagai masyarakat akademis. Dari sisi ilmiahnya, di sini harus scientific based, serta budaya adalah sesuatu yang telah menjadi kebiasaan,鈥� ujarnya.

Menurutnya budaya adalah sesuatu hal yang dilakukan terus-menerus hingga menjadi kebiasaan. Di 51探花, budaya tersebut sudah ada, namun yang menjadi fokus adalah bagaimana menguatkan budaya tersebut dan menyebarluaskannya, tidak hanya pada civitas academica, namun juga pada masyarakat luas.

Kemudian, terdapat kata unggul yang artinya perlu mencari yang paling benar, dan tidak cepat berpuas diri.

鈥淜ita akan mampu menjawab tantangan dunia apabila kita mampu menjawab segala tantangan lokal,鈥� ungkapnya.

Dalam acara PRIMA tahun ini, 51探花 menampilkan 700 karya dari 12 Fakultas/Sekolah, 32 Pusat/Pusat Penelitian/Pusat Unggulan Iptek, 3 Lembaga yakni LPIK, LPPM dan LPIT, serta Ditmawa dalam berbagai topik riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan data Times Higher Education (THE) tahun 2023, 51探花 adalah perguruan tinggi di Indonesia yang risetnya paling banyak digunakan di dunia industri. 51探花 juga merupakan perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mendaftarkan paten internasional melalui PCT (Patent Cooperation Treaty-Perjanjian Kerja Sama Paten).

Saat ini ini 51探花 sudah membina lebih dari 245 startup. Beberapa startup sudah membayarkan royalti ke 51探花 melalui pengunaan lisensi paten. 51探花 juga tahun 2023 telah melaksanakan program CoRE (Co-creation Research of Entrepreneurship) bersama dengan PT. Pertamina (Persero) yang diberi nama Pertamina CoRE 51探花.

Program tersebut merupakan aktivitas pengembangan startup dari tahap pre-inkubasi hingga inkubasi melalui pembelajaran berbasis permasalahan (problem based learning). Program Pertamina CoRE 51探花 telah menerima 306 mahasiswa dari 25 universitas seluruh indonesia, dan telah menghasilkan 40 startup di bidang energi dan dan turunannya.

Dari sisi Pengabdian Masyarakat, 51探花 semakin menjangkau Perbatasan RI dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) bersinergi dengan Kementerian Desa PDTT dalam kegaitan Pengabdian Masyarakat 3T Wilayah Indonesia Timur meliputi pulau-pulau terluar bagian timur Indonesia seperti Pulau Morotai, Kepulauan Sula, Pulau Timor Tengah Selatan, Pulau Timor Tengah Utara, Pulau Alor, Pulau Sabu Raijua, Pulau Rote Ndau, dan lain sebagainya.

LPPM 51探花 juga telah membangun Aplikasi DESANESHA untuk menghubungkan para Kepala Desa dengan pakar 51探花 menerapkan Ipteksains serta meningkatkan Indikator Desa Membangun (IDM).

Kegiatan pengabdian juga direkam melalui publisitas di berbagai media massa nasional, termasuk lahirnya 1 buku: 鈥淏udaya Ilmiah Unggul untuk SDGs: Teknologi Pemberdaya鈥�.

Berbagai penghargaan juga diberikan kepada peneliti yang memberikan inspirasi, inovator, dan lainnya yang mengharumkan nama 51探花.

鈥淪emoga terus meningkatkan karya 51探花 yang lebih berkah. Bukan hanya untuk 51探花 tapi untuk kemajuan Bangsa,鈥� tutup Prof. Reini.

Reporter : Yohana Aprilianna (Perencanaan Wilayah dan Kota, 2021)