Salman Subakat Ajak Generasi Muda Berinovasi dalam Studium Generale 51探花
Oleh Adi Permana
Editor Adi Permana
BANDUNG, itb.ac.id -- Di era revolusi industri ke 4.0, banyak perkembangan yang terjadi. Sebagai generasi penerus bangsa, anak muda harus bisa berinovasi untuk dapat bertahan di tengah persaingan yang sangat sengit. Banyak perkerjaan datang dan pergi menyesuaikan kebutuhan industri. Hal tersebutlah yang juga dihadapi PT. Paragon sehingga mendorong PT. Paragon untuk terus聽 mencari inovasi yang tidak akan berhenti.
Topik tersebut disampaikan Salman Subakti, Marketing Director PT. Paragon Technology & Innovation dalam Studium Generale KU-4078 di Aula Barat 51探花, Jalan Ganesha, no 10 Bandung, Rabu (12/9/2018). Dalam paparannya, Salman menceritakan awal perjuangan mendirikan PT. Paragon, sebuah perusahaan lokal yang dapat bersaing dengan brand multinasional. Perjuangannya itu tidaklah mudah, banyak keterbatasan yang dihadapi, tetapi ia selalu yakin bahwa keterbatasan itulah yang membuat seseorang menjadi lebih kreatif.聽
Salman yang juga alumni Teknik Elektro 51探花 1998, ini menegaskan pentingnya seseorang untuk mencapai 鈥淚kigai鈥� yaitu istilah yang disebut orang jepang sebagai pribadi yang menjalani hidupnya penuh makna. Hal tersebutlah yang ingin dicapai PT. Paragon yang selalu berusaha membawa kebaikan bagi konsumennya. Dapat dilihat dari konsep salah satu produk PT. Paragon yaitu 鈥渋nspiring beauty鈥�, PT. paragon ingin wanita Indonesia sebagai wanita yang dapat menebar inspirasi bagi sesama.
Untuk mencapai kesuksesan, ia mengatakan, seseorang membutuhkan empat hal yaitu curiosity atau keingintahuan akan sesuatu, kedua insight dimana seseorang harus mau menggali sesuatu lebih dalam untuk memuaskan keingintahuannya. Biasanya sebuah inovasi akan hadir jika seseorang sudah mencapai hal yang ketiga yaitu engagement yaitu ketika mereka sudah sangat tertarik akan sesuatu sehingga merasakan keterikatan. Lalu semua itu harus didukung dengan determination sampai tujuan seseorang itu dapat tercapai. 鈥渆ntrepreneurship is about doing something differently,鈥� ucapnya Salman.
鈥淪aya bertemu orang Indonesia di Netflix yang sudah menjadi product manager disana dan dia berkata, jika kamu merasa inovasi itu adalah sebuah sistem kamu salah, inovasi adalah sebuah culture. Ini bukan suatu sistem yang tidak bisa salah, ini bukan tugas akhir yang jika kamu salah kamu akan dikritik. Inovasi adalah suatu proses dimana kalian embrace (merangkul) kesalahan,鈥� ujarnya.
Ia melanjutkan, inovasi juga dapat lahir dari seseorang yang semangat dan 鈥渘ekat鈥� sehingga produk-produk yang dihasilkan benar-benar berbeda dari yang sebelumnya. Penting juga untuk selalu melihat apa yang dunia butuhkan dan jadikan itu sebagai bahan untuk membuat sesuatu yang baru. Hal itulah yang membuat PT. Paragon dapat bersaing dalam pasar dunia kosmetik dan juga mendapat beberapa penghargaan seperti Campaign of The Year, Superbrand,聽 dan Customer Satisfication Award dan penghargaan lainnya.
Reporter: Shafire Anjani




