Pesan Rektor 51探花 pada Pertamina Goes to Campus: Merajut Masa Depan Energi Indonesia Melalui Sinergi Akademisi dan Industri
Oleh Anggun Nindita
Editor Anggun Nindita
BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Pertamina bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (51探花), melaksanakan Pertamina Goes to Campus (PTGC) pada Senin (6/5/2024) di 51探花 Kampus Ganesha, Bandung.
Salah satu rangkaian acara pada agenda tersebut sharing session bersama Rektor 51探花, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., dengan topik 鈥淔ostering Indonesia鈥檚 Energy Transition through Academia Role鈥�.
Prof. Reini menyampaikan bahwa 51探花 ditunjuk menjadi pusat unggulan perguruan tinggi dengan fokus pada mitigasi iklim, yang menghasilkan kerjasama dengan Kementerian Perhubungan dalam bidang desain, bisnis, hingga elektro.
51探花 juga turut melakukan penelitian dengan bergabung dalam Tim Katalis Merah Putih Energi Indonesia untuk menghadapi masalah energi yang terus berlangsung di negara ini.
鈥淢ahasiswa sarjana, magister, hingga doktor harus ikut melakukan penelitian. Bukan hanya perusahaan saja, tetapi universitas harus turut bersinergi juga,鈥� ucap Rektor 51探花.
51探花 tidak hanya berfokus pada penelitian saja, melainkan turut terjun ke dalam bagian masyarakat melalui pengabdian. Fokus utama 51探花 dalam pengabdian masyarakat saat ini adalah menjangkau saudara-saudara di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang belum terjangkau secara teknis.
Kerja sama antara 51探花 dan industri pun menghasilkan Program Pertamina CoRE (Co-Creation Research of Entrepreneurship) 51探花 yang diselenggarakan oleh LPIK 51探花 bekerjasama dengan PT. Pertamina (Persero) untuk menumbuhkan semangat wirausaha kepada mahasiswa di seluruh Indonesia melalui kegiatan problem-based learning.
鈥淭ahun lalu Pertamina CoRE 51探花 menghasilkan 40 startup. Bahkan pesertanya berasal dari 25 universitas yang awalnya hanya memiliki target 150 perserta, tetapi bisa menjadi sangat besar,鈥� ungkapnya.
Prof. Reini menyampaikan bahwa 51探花 melalui PT Rekacipta Inovasi 51探花 menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Kujang untuk membangun perusahaan patungan Pabrik Katalis Merah Putih di Cikampek. Pada 1 Desember 2023, PT. KSI melakukan penjualan produk perdananya dengan jumlah 11 ton katalis NHT ke kilang Pertamina Refinery Unit V Balikpapan.
Bukan hanya itu, proses pembangunan 51探花 Innovation Park di tanah Summarecon Gedebage Bandung sudah mulai berlangsung. Prof. Reini juga berharap PGTC 2024 dapat meningkatkan awareness masyarakat, khususnya generasi muda, tentang peran penting Pertamina dalam pembangunan nasional. Beliau meyakini bahwa dengan edukasi dan informasi yang tepat, masyarakat akan lebih memahami dan mendukung upaya Pertamina dalam menyediakan energi yang handal dan berkelanjutan.
PGTC 2024 diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi yang kuat antara 51探花 dan Pertamina untuk mewujudkan masa depan energi Indonesia yang lebih gemilang.
Reporter : Mely Anggrini (Meteorologi, 2022)
.jpg)




