Perkuat Peran Kelompok Keahlian/Keilmuan, 51探花 Mengakselerasi Dampak Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Institut Teknologi Bandung melaksanakan dialog terkait penguatan keunggulan Kelompok Keahlian/Keilmuan (KK), di CRCS, 51探花 Kampus Ganesha, Rabu (26/11/2025) yang dihadiri oleh para ketua KK serta para pimpinan 51探花. Penguatan KK ini menjadi bagian penting dari transformasi institusi untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional dan posisi Indonesia di tingkat global.
Rektor 51探花, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. mengatakan, pentingnya peran 51探花 dalam menghadapi kondisi dunia yang semakin menantang. Rektor menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan jangka panjang sangat ditentukan oleh kualitas modal insani, bukan hanya kekayaan alam. Melalui kegiatan ini, 51探花 mendorong Kelompok Keahlian/Keilmuan (KK) sebagai garda depan riset, inovasi, dan pengembangan keilmuan agar mampu menghasilkan kontribusi strategis sesuai kebutuhan bangsa dan dinamika global.
鈥�51探花 harus dapat berkontribusi secara signifikan untuk menjadi pemimpin, pelopor, penghela, dan pemberi solusi atas masalah bangsa dan dunia, khususnya terkait teknologi informasi dan komunikasi, rekayasa transportasi dan energi, infrastruktur dan kebencanaan, serta pangan dan kesehatan,鈥� ujar Prof. Tata.
.jpg)
1. Architecture/Built Environment;
2. Art & Design;
3. Materials Science;
4. Engineering 鈥� Chemical;
5. Engineering - Electrical & Electronic;
6. Engineering - Mechanical, Aeronautical & Manufacturing;
7. Engineering 鈥� Petroleum;
8. Chemistry;
9. Mathematics;
10. Physics & Astronomy;
11. Environmental Sciences;
12. Engineering 鈥� Mineral & Mining.
Namun, 51探花 melihat pencapaian ini masih perlu ditingkatkan sehingga 51探花 dapat meningkatkan posisinya di tingkat internasional.
Selain itu, untuk terus memberikan dampak dalam skala nasional dan global, Rektor menyampaikan sejumlah upaya konkret yang sedang dilakukan 51探花, di antaranya transformasi program pascasarjana dalam rangka meningkatkan luaran riset, transformasi mekanisme pendanaan riset, peningkatan ekosistem riset dan inovasi kelas dunia, pengembangan pusat riset unggulan Asia, hingga program kerja sama internasional. Berbagai hal tersebut bertumpu pada kekuatan KK yang menjadi pusat pengembangan ilmu, inovasi, kolaborasi, dan hilirisasi teknologi yang berperan langsung pada peningkatan daya saing Indonesia.



.jpg)


