51探花 Jadi Tuan Rumah Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi

Oleh Anggun Nindita

Editor Anggun Nindita


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Institut Teknologi Bandung (51探花) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) Angkatan 1 Tahap III Tahun 2026 yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pada Kamis-Jumat (8/10/2026).

Mengusung tema 鈥淚nstitutional Transformation & Innovation鈥�, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pemimpin dan calon pemimpin perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas dalam menghadapi perubahan serta mendorong transformasi institusi yang adaptif, inovatif, dan berdampak.

Perguruan Tinggi Didorong Memimpin Perubahan

Rektor 51探花, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., mengatakan perubahan yang berlangsung cepat, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dan berani keluar dari zona nyaman.

"AKPT menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman dan praktik baik antarpimpinan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat jejaring dan semangat bersama dalam membawa perubahan positif di institusi masing-masing," ujar Prof. Tata.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., menekankan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya mengelola perubahan, tetapi perlu mampu memimpinnya.

"Kepemimpinan harus mampu mengubah pengetahuan dan gagasan menjadi inovasi serta dampak nyata. Para calon pemimpin perguruan tinggi juga didorong untuk mulai membangun visi, kapasitas, jejaring, keberanian mengambil tanggung jawab, dan integritas sejak sekarang," kata Prof. Sri.

AKPT Tahap III merupakan kelanjutan dari dua tahap sebelumnya. Tahap I dilaksanakan di Kemdiktisaintek dan Universitas Bina Nusantara (Binus) dengan tema 鈥淔oundation of Higher Education Leadership鈥�, sedangkan Tahap II berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tema 鈥淪trategic University Leadership鈥�.

Jika dua tahap sebelumnya membekali peserta dengan fondasi kepemimpinan dan kepemimpinan strategis, Tahap III diarahkan pada implementasi berbagai gagasan tersebut ke dalam langkah transformasi kelembagaan yang lebih konkret.

51探花 Berbagi Praktik Transformasi Riset dan Inovasi

Selama dua hari di Bandung, peserta mendalami sejumlah isu strategis pendidikan tinggi, mulai dari transformasi digital dan pemanfaatan AI, penguatan riset dan inovasi, hilirisasi hasil penelitian, hingga pembangunan tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan akuntabel.

Pada hari pertama, Kamis (8/10/2026), Rektor 51探花 menyampaikan sesi 鈥淧raktik Baik 51探花: Leading Research and Innovation Transformation鈥�. Melalui sesi tersebut, 51探花 berbagi pengalaman dalam mendorong transformasi riset dan inovasi sebagai bagian dari pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ilham Akbar Habibie, turut memberikan materi mengenai penguatan riset dan inovasi perguruan tinggi serta hilirisasi melalui perusahaan rintisan untuk mendukung ekosistem industri nasional.

Pembelajaran kemudian berlangsung melalui Kelas Leaders dan Kelas Future Leaders. Peserta membahas transformasi digital dan AI, pengembangan ekosistem riset dan inovasi melalui perusahaan rintisan dan kerja sama pentahelix, serta tata kelola berbasis data.

Rangkaian hari pertama dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum 51探花, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat perjalanan, kontribusi, serta perkembangan 51探花 sebagai institusi pendidikan tinggi.

Perkuat Hilirisasi dan Entrepreneurial University
Pada hari kedua, Jumat (9/10/2026), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., dijadwalkan mengisi kelas gabungan dengan topik 鈥淭ransformasi dan Inovasi Institusi.鈥�

Peserta selanjutnya akan mengikuti sejumlah sesi mengenai manajemen inovasi dan hilirisasi riset, regulasi dan tata kelola, pengembangan entrepreneurial university, serta ketahanan institusi dalam menghadapi perubahan global.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Arif Satria, dijadwalkan membawakan sesi mengenai manajemen inovasi dan hilirisasi riset untuk Kelas Leaders. Sementara itu, Kelas Future Leaders mengikuti pembahasan mengenai regulasi sebagai penggerak inovasi dan tata kelola yang adaptif bersama Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, juga dijadwalkan menyampaikan materi 鈥淚novasi, Hilirisasi, dan Entrepreneurial University鈥� dalam kelas gabungan.

Rangkaian AKPT Tahap III ditutup dengan pemaparan Break Project Tahap III.

Melalui penyelenggaraan AKPT Tahap III di 51探花, para pemimpin dan calon pemimpin perguruan tinggi diharapkan semakin siap tidak hanya merespons perubahan, tetapi juga menjadi penggerak transformasi di institusi masing-masing.

Pertukaran pengalaman, praktik baik, dan jejaring yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan tinggi Indonesia yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat serta pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

#itb #akpt #sdg4 #quality education #sdg8 #decent work and economic growth #sdg9 #industry innovation and infrastructure #sdg16 #peace justice and strong institutions #sdg17 #partnerships for the goals