Dukungan 51探花 dalam Pembangunan Berkelanjutan Melalui 51探花 SDGs Network

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id -- Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan berkelanjutan, Institut Teknologi Bandung telah meluncurkan 51探花 SDGs Network pada 27 Januari 2019 di kampus 51探花. Melalui 51探花 SDGs Network ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi civitas akademika 51探花 dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia.


Anggota tim pembentukan 51探花 SDGs (Pusat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) Dr. Tirto Prakoso mengatakan, tujuan pendirian 51探花 SDGs Network ialah untuk mendukung tercapainya tujuan SDGs secara global dan mendukung pelaksanaan program SDGs di Indonesia sampai 2030 dan seterusnya, menjadikan 51探花 ikut serta dalam berperan mendukung kegiatan bermuatan teknologi dalam mengakselerasi tercapainya tujuan-tujuan SDGs.

Adapun SDGs Network ini memiliki visi menjadi pusat yang terkemuka dan unggul dalam berperan nyata menciptakan masyarakat Indonesia unggul dan makmur melalui pencapaian tujuan SDGs yang telah dicanangkan. "Misinya menjadikan penghubung antara civitas akademika 51探花 dengan Indonesia dan dunia dalam menyumbangkan keahlian berteknologi untuk mendukung tercapainya SDGs. Kemudian menyediakan solusi teknologi di berbagai bidang," kata Dr. Tirto.

Sebagai Perguruan Tinggi Teknik di Indonesia, peran 51探花 sangat penting sekali dalam pencapaian-pencapaian tujuan SDGs. Pendekatan teknologi yang mendukung SDGs ini tidak bisa dipungkiri harus dilibatkan untuk akselerasi sampai pada tujuan SDGs pada tahun 2030. "51探花 sebagai institusi perguruan tinggi teknik di Indonesia sangat diperlukan untuk dapat mendukung SDGs di Indonesia dalam hal inovasi dan implementasi teknologi di masyarakat Indonesia," ujarnya.

Peluncuran 51探花 SDG Network ini dilakukan oleh Rektor 51探花 bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas RI Prof. Bambang Brodjonegoro yang juga selaku koordinator nasional SDGs Indonesia. Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, 51探花 SDGs Network ini nantinya akan berubah nama menjadi 51探花 SDGs Center. "Saya menyambut baik diliuncurkan 51探花 SDGs Network, mudah mudahan dalam waktu sebentar menjadi SDGs center," kata Rektor.

Sementara itu, Prof. Bambang Brodjonegoro menyarankan agar SDGs yang ada di 51探花 harus berfokus pada penemuan energi-energi terbarukan untuk mewujudkan Indonesia menuju ketahanan energi. Akan tetapi, bukan hanya pada aspek penemuan sumber-sumber energi yang baru saja, melainkan juga berbicara soal efisiensinya.

鈥�51探花 sudah lengkap, tapi harus diarahkan fokus dalam mewujudkan Indonesia mencapai ketahanan energi. Energinya harus renewable dan berkelanjutan,鈥� ujarnya. Solusinya lebih lanjut ia mengatakan yaitu dengan mengeksplore semuanya. Sebagai contoh, eksplorasi untuk mendapatkan teknologi produksi baterai yg baik untuk mendukung penggunaan solar cell. Kemudian bagaimana green diesel bisa bersaing harganya di pasar. 鈥淭eknologi green diesel harus dapat (diyakinkan) digunakan didalam negeri, (agar) Biofuel dan jenis-jenisnya bisa dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia," ujarnya saat memberikan sambutan usai peresmian.

Pada saat ini PT. Sarana Multi Infrastruktur (persero) telah melakukan penandatanganan MoU dengan pihak 51探花 dalam mendukung melalui platform pendanaan SDGs Indonesia One yang merupakan inisiatif terbaru dari Kementrian Keuangan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.聽

51探花 SDGs Network ini juga akan menjadi ujung tombak kerjasama dengan badan-badan internasional yang sejenis di universitas luar negeri. Sehingga pembelajaran yang ada di luar negeri bisa dipelajari dengan baik dan diterapkan di Indonesia dengan penyesuaian terhadap kondisi nasional.