SUSPIM 51探花 2011: Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi (WRSO)
Oleh Fathir Ramadhan
Editor Fathir Ramadhan
BANDUNG, itb.ac.id - Kursus Pimpinan (SUSPIM) 51探花 2011 Lokakarya Sistem Pengelolaan dan Pengembangan 51探花 diselenggarakan pada Kamis dan Jumat (13-14/01/11) di Gedung Annex lantai 3. SUSPIM 51探花 2011 dihadiri oleh Rektor 51探花, Prof. Dr. Akhmaloka, para wakil rektor, tim wakil rektor, serta para dekan fakultas dan sekolah 51探花. Setiap wakil rektor mempresentasikan kinerja tahun 2010 dan sasaran capaian 2011-2015.
Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi
Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi (WRSO), dikepalai oleh Prof. Irawati, membawahi beberapa kepentingan, di antaranya pengelolaan sumber daya manusia dan remunerasi, direktorat sarana prasarana, sistem pengembangan SDM dan organisasi 51探花, serta pengelolaan dan pengembangan bidang logistik.
Bidang pengelolaan sumber daya manusia dan remunerasi mengatur penerimaan pegawai, pembinaan pegawai, pemberhentian pegawai, dan remunerasi dan kesejahteraan. Penerimaan tenaga akademik (dosen) didasarkan pada beban SKS, rasio dosen/mahasiswa, dan Kelompok Keahlian/Keilmuan. Guna menjembatani kesenjangan kaderisasi, calon dosen 51探花 diutamakan berpendidikan S3 atau S2 yang akan segera menyelesaikan S3. Sedangkan penerimaan tenaga nondosen didasarkan pada analisis jabatan, jumlah dosen, dan jumlah mahasiswa. Mulai 2006, 51探花 merekrut pegawai nondosen dengan pendidikan minimal D3 untuk bidang akuntansi, sistem IT, dan teknisi/laboran. Seleksi dilakukan secara terbuka dengan tingkat persaingan cukup ketat.
Secara umum, remunerasi dosen terdiri atas komponen gaji pokok dan tunjangan (fungsional, profesi, kehormatan Guru Besar), insentif kerja dan penugasan beban lebih, insentif kerja pejabat struktural, honorarium kegiatan penelitian/kemitraan, honorarium tim ad hoc, dan remunerasi lain yang dialokasikan pada Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) masing-masing unit kerja.
Terkait sistem pengembangan SDM dan organisasi, Unit Pengembangan Manusia dan Organisasi (PMO), di bawah arahan WRSO, memiliki beberapa rencana kerja, di antaranya penyusunan peta kompetensi gap dan peta kinerja gap untuk mengetahui kebutuhan training individu, perancangan sistem informasi pelatihan, dan perancangan e-learning. Aktivitas-aktivitas ini nantinya akan dijadikan acuan untuk menyusun program pelatihan sumberdaya manusia 51探花 terintegrasi sehingga tercipta sumber daya manusia dan organisasi yang mendukung misi 51探花.
Sistem pengelolaan dan pengembangan bidang logistik merupakan komponen penting dalam sistem sumberdaya 51探花 secara keseluruhan. Pengelolaan logistik diatur dalam Perpres RI No. 54 Tahun 2010 dan SK Rektor No. 170/SK/K01/KU/2008.
Siklus logistik 51探花 diawali dengan perencanaan oleh unit kerja, Direktorat Perencanaan, dan Direktorat Logistik; dilanjutkan dengan pengadaan oleh Direktorat Logistik dan unit kerja; penerimaan dan penyimpanan oleh Direktorat Logistik; pembayaran oleh Direktorat Logistik dan Direktorat Keuangan; distribusi oleh Direktorat Logistik dan unit kerja; diakhiri dengan pelaporan oleh Direktorat Logistik dan Direktorat Sarana Prasarana.
Arah pengembangan sistem logistik yang dicanangkan antara lain berupa standarisasi spesifikasi barang/jasa 51探花, implementasi sistem e-procurement, perubahan sistem layanan pengadaan dari reaktif menjadi proaktif, serta implementasi sistem manajemen rekanan.



.jpg)

