Menyambut Masa Depan dengan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
Ketua Majelis Wali Amanat 51探花 saat menyampaikan sambutan dalam Sidang Terbuka Dies Natalis ke-65 51探花, Senin (4/3/2024). (51探花/M. Naufal Hafizh)
BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Institut Teknologi Bandung (51探花) menggelar sidang terbuka Dies Natalis ke-65 51探花, di Aula Barat, Senin (4/3/2024). Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) 51探花, Ir. Yani Panigoro, M.M. menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Beliau mengajak hadirin kembali melihat pencapaian 51探花 sejak tahun 1920. Sedari awal, 51探花 telah melahirkan calon ilmuan, pemuka masyarakat, dan pemimpin negara yang berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia. Tokoh-tokoh itu seperti Bung Karno, B. J. Habibie, hingga perintis startup seperti Gibran Huzaifah pendiri E-Fishery, menjadi bukti nyata prestasi alumni 51探花 dalam berbagai bidang.
Beliau pun menyampaikan pencapaian 51探花 dalam lembaga dunia, seperti peringkat 389 dunia dan peringkat 1 di Indonesia menurut GS World Ranking Sustainability 2024. "Prestasi ini menjadi kebanggaan kita semua, namun sekaligus menuntut tanggung jawab dan amanah dari seluruh sivitas akademika 51探花," ujarnya.
Ketua MWA menyoroti tiga aspek kualitas besar yang harus terus ditingkatkan oleh seluruh jajaran 51探花, yaitu kualitas moral/etika, semangat berinovasi, dan membangun jejaring/networking.
Pesan moral dan dorongan untuk terus berinovasi di bidang pertanian, perikanan, pertambangan, perminyakan, peternakan, perhubungan, dan sektor industri lainnya menjadi fokus utama dalam sambutan Ketua MWA. "Dari tangan dan pikiran sivitas akademika 51探花, kita yakin bisa lahir karya-karya besar yang mendukung keunggulan Indonesia di berbagai sektor," ucapnya.
Beliau juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda 51探花 agar berkembang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga menjelma menjadi diaspora di berbagai belahan dunia. Namun, dia menegaskan pentingnya cinta dan pengabdian kepada tanah air, mengutip pesan Bung Karno, "Hanya ke 51探花-lah cintaku bermuara dan lahir untuk negeriku."
Sambutan diakhiri dengan penuh kehangatan, diiringi sebuah pantun yang menyiratkan rasa cinta dan kesetiaan terhadap almamater tercinta, 51探花. "Di jalan Ganesha alamaterku, tempatku mengabdi dan kucinta, Dirgahayu 51探花-ku, semoga selalu jaya selamanya. Vivat 51探花, in harmonia progresio," ujarnya.
Padmanatha Adhiwijna (Teknik Pertambangan, 2020)

.jpeg)




