Mahasiswa 51探花 Rancang Sistem Bahan Bakar B50 untuk Kapal Penyeberangan Tanpa Perlu Masuk Galangan, Raih Juara 1 Nasional
Oleh Rasya Ihza Ramadhan - Mahasiswa Teknik Fisika, 2023
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
Tim Top 1 Dinamika Jatiwaringin meraih Juara 1 kategori Boat Innovation Competition (BIC) dalam ajang Mechanical and Marine Engineering National Exposition (MMENE UI) 2026 oleh Ikatan Mahasiswa Mesin Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (24/10/2026). (Dok. Tim)
DEPOK, itb.ac.id 鈥� Empat mahasiswa Institut Teknologi Bandung (51探花) merancang sistem pengendalian kualitas bahan bakar biodiesel B50 yang memungkinkan kapal penyeberangan beradaptasi menggunakan bahan bakar tersebut tanpa perlu masuk galangan (dry docking). Inovasi ini bertujuan mengurangi risiko gangguan mesin akibat kontaminasi bahan bakar sekaligus meminimalkan penghentian operasional kapal. Rancangan tersebut berpotensi mendukung keandalan layanan penyeberangan, keselamatan penumpang, dan transisi menuju penggunaan bahan bakar yang lebih berkelanjutan.
Melalui inovasi ini, tim mahasiswa 51探花 berhasil meraih Juara 1 Nasional kategori Boat Innovation Competition (BIC) dalam ajang Mechanical and Marine Engineering National Exposition (MMENE UI) 2026 di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (24/10/2026).
Tim yang bernama Top 1 Dinamika Jatiwaringin tersebut beranggotakan Kresno Bayu Aditya Seno, Arvy Fadhil Firansyah, Ananda Ghibran Fadlilah, dan Haroki Taqiyyudin Robbani. Keempatnya merupakan mahasiswa angkatan 2023 dari Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) 51探花.
Mengembangkan Sistem untuk Menjaga Kualitas Bahan Bakar B50
.jpg)
Pembuka presentasi tim yang berjudul 鈥淔CCU Retrofit Fuel Handling System B50 Bertahap tanpa Dry Docking pada KMP Portlink VII, Lintasan Ketapang-Gilimanuk鈥�, Sabtu (24/10/2026). (Dok. Tim)
Tim 51探花 mengembangkan rancangan Fuel Contamination Control Unit (FCCU), yakni sistem untuk memisahkan kontaminan dan menjaga kualitas bahan bakar pada KMP Portlink VII yang melayani lintasan Ketapang鈥揋ilimanuk.
Sistem tersebut dirancang untuk mendukung penggunaan biodiesel B50, yaitu bahan bakar campuran 50 persen Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau biodiesel berbahan nabati dan 50 persen solar.
Penggunaan B50 pada kapal penyeberangan memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi kapal yang sebelumnya menggunakan solar konvensional. Kandungan FAME memiliki sifat mudah menyerap air, rentan mengalami oksidasi selama penyimpanan, dan berpotensi melarutkan endapan lama dalam tangki bahan bakar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyumbatan filter hingga mengganggu kinerja mesin kapal.
KMP Portlink VII dipilih sebagai objek studi karena memiliki karakteristik pelayaran yang relatif singkat, yakni sekitar 2,8 mil laut dengan waktu tempuh sekitar 17 menit. Berdasarkan perhitungan tim, apabila kedua tangki diisi penuh secara bersamaan, bahan bakar berpotensi tersimpan selama 26鈥�36 hari. Penyimpanan dalam waktu lama, terutama di lingkungan laut yang lembap, dapat meningkatkan risiko penurunan kualitas B50.
鈥淛ika sistem penanganan bahan bakar kapal tidak diadaptasi untuk B50, penyumbatan filter secara mendadak dapat menyebabkan mesin induk mati (propulsion loss) di tengah alur pelayaran,鈥� ujar Kresno.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim merancang FCCU dengan empat mekanisme pengendalian utama, yaitu mencegah masuknya kelembapan, memisahkan kontaminan, menjaga kelancaran penyaringan, dan mengelola waktu penyimpanan bahan bakar.
Pencegahan kelembapan dilakukan melalui pemasangan desiccant breather berbahan silika gel pada tangki. Selanjutnya, kombinasi separator dan coalescer digunakan untuk memisahkan partikel padat serta air dari bahan bakar.
Sistem ini juga menggunakan duplex filter yang dapat beralih secara otomatis ke filter cadangan ketika salah satu filter memerlukan penggantian. Dengan demikian, proses penyaringan dapat tetap berjalan tanpa harus menghentikan aliran bahan bakar.
Selain itu, tim mengusulkan strategi pengisian tangki secara bergantian (alternating bunkering) yang berdasarkan perhitungan desain dapat memperpendek waktu penyimpanan bahan bakar menjadi sekitar 14 hari. Sistem dilengkapi sensor untuk mendeteksi kandungan air serta pengendalian suhu maksimal 50 derajat Celsius guna mengurangi risiko penurunan kualitas B50 selama operasional.
Solusi Pemasangan Tanpa Mengganggu Jadwal Pelayaran
.jpg)
Rancangan sistem Fuel Contamination Control Unit (FCCU) dengan empat lini pengendalian kontaminasi biodiesel B50 pada kapal penyeberangan, Sabtu (24/10/2026). (Dok. Tim)
Keunggulan rancangan FCCU terletak pada pendekatan retrofit, yaitu penambahan atau penyesuaian teknologi pada kapal yang sudah beroperasi tanpa harus mengganti keseluruhan sistem bahan bakarnya.
FCCU dirancang dalam bentuk modul berukuran sekitar 1,47 脳 0,97 脳 1,54 meter dengan bobot operasional sekitar 526 kilogram. Ukurannya yang relatif ringkas memungkinkan sistem dipasang tanpa mengubah jalur utama suplai bahan bakar menuju mesin kapal.
Pemasangan direncanakan berlangsung dalam enam tahap dengan memanfaatkan waktu sandar rutin kapal. Pendekatan tersebut memungkinkan penyesuaian sistem bahan bakar tanpa mengharuskan kapal masuk galangan untuk menjalani dry docking, sehingga potensi gangguan terhadap jadwal pelayaran dapat diminimalkan.
Untuk memastikan kelayakan teknis, tim menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) guna mengidentifikasi risiko kegagalan sistem. Mereka juga membuat model tiga dimensi menggunakan SolidWorks serta menjalankan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk menganalisis aliran bahan bakar dan proses pemisahan kontaminan.
Selain aspek teknis, tim memperhitungkan kelayakan ekonomi melalui analisis sensitivitas menggunakan Python dan simulasi Monte Carlo, yaitu metode perhitungan untuk memperkirakan berbagai kemungkinan hasil berdasarkan ketidakpastian yang ada.
鈥淜ami melakukan analisis sensitivitas menggunakan Python dan simulasi Monte Carlo untuk mengevaluasi ketidakpastian teknis serta ekonomi. Berdasarkan hasil perhitungan, rancangan FCCU diproyeksikan mampu menurunkan skor risiko kegagalan sistem bahan bakar sebesar 71 persen, dengan estimasi investasi sekitar Rp707 juta dan periode pengembalian modal 5,9 tahun pada skenario dasar,鈥� kata Arvy.
Hasil tersebut merupakan proyeksi berdasarkan perhitungan dan simulasi desain, bukan hasil pengujian langsung pada kapal.
Dalam proses perancangan, tim menghadapi keterbatasan data teknis KMP Portlink VII. Untuk mengatasinya, mereka menggunakan dokumen teknis yang tersedia, menyusun asumsi desain secara konservatif, serta mengevaluasi berbagai skenario agar hasil perhitungan tetap dapat dipertanggungjawabkan.
鈥淜ami merekonstruksi sistem dari dokumen teknis yang ada, menetapkan daftar asumsi desain yang transparan dan konservatif, serta melakukan analisis sensitivitas dan simulasi berbagai skenario agar rancangan kami tetap tangguh ketika data lapangan yang sebenarnya dimasukkan,鈥� kata Haroki.
.jpg)
Tim Top 1 Dinamika Jatiwaringin menerima penghargaan Juara 1 Boat Innovation Competition pada ajang MMENE UI 2026 di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (24/10/2026). (Dok. Tim)
Ke depan, tim berharap FCCU dapat dikembangkan lebih lanjut melalui survei langsung pada KMP Portlink VII, pengujian prototipe menggunakan sampel biodiesel B50, serta evaluasi bersama pihak industri untuk memastikan kesiapan penerapannya.
鈥淜ami berharap rancangan FCCU dapat dikembangkan lebih lanjut melalui survei langsung pada KMP Portlink VII, pengujian prototipe menggunakan sampel biodiesel B50 aktual, serta dapat mendukung kesiapan industri pelayaran Indonesia dalam menghadapi transisi bahan bakar yang lebih berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keandalan mesin, efisiensi biaya, serta keselamatan penumpang,鈥� ujar Ghibran.
Inovasi ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa 51探花 dalam menghadirkan solusi rekayasa yang relevan dengan kebutuhan industri transportasi laut. Melalui pengembangan teknologi yang mempertimbangkan keselamatan, efisiensi operasional, dan keberlanjutan, rancangan FCCU berpotensi mendukung kesiapan kapal penyeberangan Indonesia dalam beradaptasi terhadap penggunaan bahan bakar biodiesel B50.

.jpeg)
.jpg)
.jpeg)


