Lembaga Kemahasiswaan 51探花 Rilis Hasil Tracer Study 51探花 Tahun 2019

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana

*Dr. Bambang Setia Budi, Ketua Career Development Center 51探花. (Foto: Adi Permana/Humas 51探花)


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Lembaga Kemahasiswaan (LK) Institut Teknologi Bandung (51探花) merilis hasil Tracer Study 51探花 Tahun 2019. Tracer Study tersebut dilakukan kepada alumni 51探花 angkatan 2012 dengan total responden yaitu 2928 orang dari jumlah alumni satu angkatan tahun 2012 yaitu 3204 orang. Hasil Tracer Study tersebut disampaikan oleh Dr. Bambang Setia Budi selaku Ketua Career Development Center 51探花 di Hotel Jayakarta, Jalan Ir. H. Djuanda Bandung, Kamis (19/12/2019).

Disampaikan Bambang, tracer study atau yang sering disebut sebagai survei alumni atau 鈥渇ollow up鈥� adalah studi mengenai lulusan/alumni dari lembaga penyelenggara pendidikan tinggi. Studi ini dipandang mampu  menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi. Hasil analisisnya digunakan untuk feed back terhadap penjaminan kualitas pendidikan tinggi. 

鈥淭ujuan Tracer Study 51探花 adalah untuk memperoleh informasi penting guna pengembangan perguruan tinggi, untuk mengevaluasi relevansi dari perguruan tinggi, untuk memberikan informasi kepada siswa, orang tua, dosen, dan staf administrasi, dan untuk memberikan kontribusi dalam proses akreditasim," jelas Bambang.

Berdasarkan hasil tracer study yang telah dilakukan, diketahui bahwa status pekerjaan alumni 51探花 angkatan 2012 yang bekerja adalah 1976 (68%), bekerja dan wiraswasta 234 (8%), tidak bekerja 187 (6%), melanjutkan studi 350 (12%), dan wirausaha 169 (6%). 鈥淒ari jumlah alumni yang telah bekerja, mereka tersebar dari Sabang sampai Merauke dan juga di luar negeri,鈥� sambung Bambang.

Alumni-alumni yang telah bekerja, 50% di antaranya adalah bekerja di perusahaan nasional. Sementara 30% lainnya bekerja di perusahaan multinasional, dan 20% sisanya bekerja di perusahaan lokal. Adapun bentuk-bentuk perusahaan tempat mereka bekerja, 63%-nya adalah bekerja di perusahaan swasta, 17% di BUMN, 11% di instansi pemerintah, 7% di wiraswasta/perusahaan sendiri, dan 2% organisasi non-profit/lembaga swadaya masyarakat. 鈥淜esesuaian kuliah dengan pekerjaan, hasilnya menunjukkan 62% sesuai dan 38% tidak sesuai,鈥� ucapnya.

Disampaikan Bambang, kesimpulan dari Tracer Study Tahun 2019, bahwa waktu tunggu alumni 51探花 mendapatkan pekerjaan semakin singkat yaitu 2 bulan setelah lulus. Selanjutnya, kesesuaian bidang kuliah dengan bidang kerja di atas 60 persen. Juga rata-rata yang berwirausaha yaitu 6 persen. Program hasil Bidikmisi dipandang sebagai pendidikan yang berhasil menjadikan alumni mandiri, bekerja dan/atau berwirausaha, dan sebagian di antaranya berkarier dan melanjutkan studi di luar negeri.

鈥�51探花 perlu memberi titik tekan terhadap upaya membangun (grand design) pengembangan soft skill atau pengembangan karakter, di mana dari data, gap 5 besar yang konsisten dalam User Survei sepanjang 10 tahun adalah semua terkait soft skill,鈥� tutupnya.