Dari Ongan Jaya hingga Bundru, Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Perkuat Digitalisasi dan Edukasi Kesehatan Masyarakat
Oleh Ibnu Arif -
Editor Anggun Nindita
JAYAPURA, itb.ac.id 鈥� Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (51探花) bersama Kementerian Transmigrasi memperkenalkan platform digital Lerehfarma.id kepada masyarakat Kampung Ongan Jaya dan Kampung Bundru, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Inisiatif ini bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh informasi layanan kesehatan, termasuk ketersediaan obat di fasilitas kesehatan setempat.
Kegiatan yang digelar di Aula Puskesmas Yapsi tersebut melibatkan tenaga kesehatan, anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader kesehatan, dan karang taruna dari kedua kampung. Selain memperkenalkan teknologi digital, kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memahami kebutuhan masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan di Kawasan Transmigrasi Lereh.
Berdasarkan hasil survei lapangan, tim menemukan sejumlah tantangan dalam akses dan ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan. Untuk menjawab kebutuhan informasi tersebut, Lerehfarma.id dilengkapi fitur Info Obat yang memungkinkan masyarakat mengetahui gambaran ketersediaan obat berdasarkan data yang diperbarui oleh petugas kesehatan.
Melalui fitur ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi awal sebelum mendatangi fasilitas kesehatan sehingga pelayanan menjadi lebih mudah diakses. Sekretaris Kampung Ongan Jaya, Abdul Jabbar, turut menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital kepada masyarakat.
Kenalkan Teknologi Digital dan Edukasi Kesehatan

Dalam sosialisasi tersebut, Ketua Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Kluster Kesehatan, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, S.Si., M.Si., memperkenalkan berbagai fitur Lerehfarma.id, mulai dari informasi fasilitas dan layanan kesehatan, Info Obat, Pengaduan Warga, Berita, Artikel Kesehatan, hingga Data Penyakit.
Peserta juga mengikuti tutorial dan praktik langsung penggunaan website. Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan dan kader diperkenalkan pada pengelolaan informasi digital, termasuk pentingnya pembaruan data secara berkala agar informasi yang tersedia tetap akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain pengenalan platform, tim memberikan edukasi mengenai kesehatan, sanitasi lingkungan, dan pentingnya akses air bersih. Peserta turut mendapatkan pengenalan penggunaan alat penyaring air sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan masyarakat.
Masyarakat Berikan Masukan untuk Pengembangan Platform
Sosialisasi Lerehfarma.id mendapat respons positif dari peserta. Sejumlah tenaga kesehatan dan perwakilan masyarakat turut memberikan masukan agar platform tersebut semakin sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di Distrik Yapsi.

Perwakilan Karang Taruna Kampung Bundru, Nataniel Randi, menyoroti pentingnya pembaruan informasi ketersediaan obat secara rutin. Menurutnya, informasi yang aktual akan membantu masyarakat mengetahui kondisi stok obat sebelum mengunjungi fasilitas kesehatan. Ia juga menilai tampilan Lerehfarma.id cukup sederhana dan mudah dipahami.
Sementara itu, Yohana, tenaga kesehatan Puskesmas Yapsi, mengusulkan pengembangan platform melalui integrasi dengan sistem kesehatan nasional SATUSEHAT. Integrasi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan keterhubungan informasi sekaligus mengurangi pekerjaan administratif yang berulang. Usulan ini menjadi salah satu masukan yang dapat dikaji lebih lanjut oleh tim.
Masukan lainnya datang dari Suster Nani yang mengusulkan penambahan informasi mengenai kader kesehatan beserta kegiatan mereka di setiap wilayah. Adapun Nurazkia, salah seorang kader kesehatan, mengapresiasi kemudahan penggunaan website dan menilai fitur yang tersedia berpotensi mendukung pelayanan Puskesmas Pembantu (Pustu).
Berbagai tanggapan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim dalam mengembangkan Lerehfarma.id, terutama terkait pembaruan data, kemudahan penggunaan, dan kesesuaian fitur dengan kebutuhan masyarakat.

Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Kluster Kesehatan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Puskesmas Yapsi, Sekretaris Kampung Ongan Jaya Abdul Jabbar, tenaga kesehatan, anggota PKK, kader kesehatan, karang taruna Kampung Ongan Jaya dan Kampung Bundru, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Kolaborasi antara 51探花, Kementerian Transmigrasi, fasilitas kesehatan, pemerintah kampung, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan kesehatan di Kawasan Transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura.
.jpg)

.jpg)

.jpg)

