Dua Alumni 51探花 Pendiri HMNS, Berawal dari Persahabatan hingga Sukses Bawa Produk ke Kancah Global
Oleh Ahza Asadel Hananda Putra - Mahasiswa Teknik Pangan, 2021
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id - Dua alumni 51探花 angkatan 2012, Rizky Arief Dwi Prakoso (Teknik Geologi) selaku CEO dan Amron Naibaho (Teknik Fisika) selaku COO PT Hadir Mengharumkan Nusantara, perusahaan di balik HMNS Perfume, membagikan perjalanan karya mereka hingga terus tumbuh ke ranah global dalam Studium Generale KU-4078 鈥淜reativitas, Inovasi, dan Keberanian Berwirausaha鈥� di Aula Barat 51探花, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 mahasiswa baik dari Kampus Ganesha, maupun secara daring melalui Zoom dan YouTube 51探花 Official, termasuk oleh mahasiswa di Kampus Jatinangor dan Cirebon.
Keduanya, yang tercatat dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia pada tahun 2024, menyampaikan bahwa kreativitas dan inovasi belum cukup untuk membangun bisnis. Dibutuhkan keyakinan (conviction) dan rekan yang tepat untuk melangkah ketika arah belum jelas.

Rizky Arief Dwi Prakoso.
Rizky bercerita bahwa ia dan Amron adalah teman satu indekos saat berkuliah dengan harga Rp275.000 per bulan. Meski berbeda jurusan, keduanya kerap saling membantu dan menghargai. Suatu waktu, Rizky akan berangkat kuliah. Gerbang indekos mereka diganti. Tidak ada yang memberi tahu dan Rizky belum memiliki kuncinya. Amron, yang saat itu sedang berkuliah, pulang hanya untuk membuka gerbang agar Rizky bisa berangkat kuliah. Setelah itu, Amron kembali lagi ke kelas untuk melanjutkan belajarnya.
Dari peristiwa tersebut, Rizky menilai, tindakan solidaritas ini menjadikannya yakin bahwa Amron akan menjadi rekan yang tepat untuk menjalankan kolaborasi kelak. Ia pun berpesan kepada mahasiswa untuk memperlakukan teman-temannya sebaik mungkin, sebab tak ada yang tahu kelak mereka menjadi apa.
Keyakinan di Tengah Pasar yang Menantang
Rizky menyebut conviction sebagai penggerak utama wirausaha. Ia menganalogikan berwirausaha seperti memasuki gua atau berkendara tanpa peta: pelaku hanya bisa menyiapkan bekal dan terus bertanya sepanjang jalan. Hal itu sejalan dengan inovasi yang harus relevan dengan kebutuhan pasar dan dapat diterima.
Dalam pengembangan bisnis, mereka menjalankan tiga hal, yakni penetrasi dengan nama produk yang menarik perhatian serta mengurus berbagai sertifikasi; kolaborasi dan premiumisasi dengan Sekolah Farmasi dan Kimia 51探花 untuk mendapatkan formula dasar yang mampu menaikkan daya tahan aroma hingga tiga kali lipat; serta ekspansi global dengan menggandeng figur asal Seoul, Korea Selatan, sebagai global brand ambassador pertamanya.

Amron Naibaho.
Sementara itu, Amron memaparkan HMNS memilih menjadi merek global, untuk membuka pasar baru sekaligus menjangkau konsumen yang tidak melirik merek lokal. Amron mencontohkan viralnya HMNS di Malaysia pada 2024 yang ikut mendorong penjualan di Indonesia.
Amron pun membagikan empat hal bagi mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha.

Pertama, jangan menunggu sempurna untuk memulai dan paparkan diri pada rantai nilai yang nyata dengan memanfaatkan jaringan alumni.
Kedua, ambil peluang yang datang, tetap berupaya scale up, dan industrialisasi.
Ketiga, 鈥�it鈥檚 okay to want to be rich鈥�. Bisnis, menurutnya, dapat menjadi kekuatan untuk kebaikan karena dapat menghidupi banyak orang. Hal ini sejalan dengan salah satu bagian dari buku "Chip War" yang ia kutip, bahwa revolusi industri cip bermula dari mahasiswa yang ingin kaya dan mendirikan perusahaan sendiri, yang kemudian dampaknya sangat besar bagi berbagai bidang. Ia berharap revolusi industri berikutnya lahir dari 51探花.



.jpg)


.jpg)