Tim Ekspedisi Patriot 51探花 Perkuat Literasi Kesehatan dan Sanitasi Masyarakat Yapsi Papua Melalui Platform Digital
Oleh --- -
Editor Anggun Nindita
JAYAPURA, itb.ac.id 鈥� Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kluster Kesehatan Institut Teknologi Bandung (51探花) terus berupaya meningkatkan literasi kesehatan dan memperluas akses informasi layanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Salah satunya melalui sosialisasi platform digital Lerehfarma.id dan edukasi kesehatan yang digelar di Balai Kampung Taqwa Bangun, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan masyarakat Kampung Taqwa Bangun dan Kampung Kwarja, mulai dari perangkat kampung, tenaga kesehatan, kader kesehatan, Karang Taruna, hingga anggota PKK. Selain memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital, tim memberikan edukasi mengenai sanitasi, kualitas air, serta pencegahan penyakit yang kerap menjadi perhatian masyarakat setempat.
Berangkat dari Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, anggota Tim Ekspedisi Patriot 51探花, Ranip Fahmi, memaparkan hasil survei lapangan yang menjadi dasar pengembangan program kesehatan di Distrik Yapsi.
Hasil survei awal menunjukkan bahwa ketersediaan obat dan akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi masyarakat. Sebanyak 90 persen responden menyampaikan persoalan terkait ketersediaan obat, sementara 80 persen menyatakan perlunya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Penelusuran terhadap delapan Puskesmas Pembantu (Pustu) juga menunjukkan bahwa enam di antaranya masih memiliki persediaan obat yang belum mencukupi. Selain itu, kondisi geografis dan jarak menuju fasilitas kesehatan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga Kampung Kwarja.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital untuk memperoleh informasi kesehatan masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan survei, baru 40 persen responden yang pernah mencari informasi kesehatan melalui internet, sementara belum ada responden yang menyatakan pernah menggunakan aplikasi layanan kesehatan digital.
Temuan tersebut menjadi landasan bagi Tim Ekspedisi Patriot 51探花 untuk menghadirkan pendekatan yang menggabungkan edukasi kesehatan dengan pemanfaatan teknologi digital.
Lerehfarma.id, Inovasi Digital untuk Mempermudah Akses Informasi Kesehatan

Salah satu upaya yang diperkenalkan adalah Lerehfarma.id, platform digital yang dikembangkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan dan mengenali fasilitas layanan kesehatan di wilayah Distrik Yapsi.
Anggota Tim Ekspedisi Patriot Kluster Kesehatan 51探花, Cindy Avici Hutauruk, memperkenalkan berbagai fitur platform tersebut sekaligus memberikan panduan penggunaannya kepada masyarakat.
Lerehfarma.id memiliki enam fitur utama, yakni informasi layanan dan fasilitas kesehatan, informasi obat, pengaduan warga, berita, artikel kesehatan, serta data penyakit.
Melalui platform ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengetahui fasilitas kesehatan yang tersedia, memperoleh informasi obat, mengakses materi edukasi kesehatan, hingga menyampaikan masukan terkait layanan kesehatan.
Kehadiran Lerehfarma.id menjadi salah satu langkah untuk menjembatani kebutuhan informasi kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi tantangan akses geografis. Meski demikian, platform ini berfungsi sebagai sarana pendukung informasi dan komunikasi, bukan pengganti pemeriksaan atau pelayanan medis secara langsung.
Edukasi Sanitasi dan Pencegahan Penyakit

Selain memperkenalkan teknologi digital, Tim Ekspedisi Patriot 51探花 memberikan edukasi mengenai sanitasi dan kualitas air, termasuk pengenalan pemeriksaan tingkat keasaman atau pH air serta penggunaan filter air sederhana.
Tim juga menyerahkan indikator universal kepada perwakilan tenaga kesehatan untuk mendukung pemeriksaan pH sampel air yang dibawa masyarakat ke Pustu setempat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memperhatikan kualitas air yang digunakan sehari-hari.
Edukasi dilanjutkan dengan pembahasan mengenai pencegahan dan penanganan penyakit malaria, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta skabies atau kudis. Masyarakat diajak mengenali gejala, memahami langkah pencegahan, dan pentingnya memperoleh penanganan dari tenaga kesehatan.
Untuk mendukung keberlanjutan edukasi, tim turut menyerahkan poster kesehatan kepada perwakilan tenaga kesehatan sebagai media informasi bagi masyarakat.
Kepala Kampung SP5 Taqwa Bangun, Ahmad Khairi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi upaya Tim Ekspedisi Patriot 51探花 dalam menghadirkan edukasi kesehatan sekaligus memperkenalkan teknologi digital kepada masyarakat. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan warga.

Apresiasi juga disampaikan Suster Ellen, perwakilan warga Kampung Kwarja. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai kesehatan dan pemanfaatan teknologi untuk mengakses informasi layanan kesehatan.
"Kami sudah banyak belajar tentang kesehatan, cara penggunaan digitalisasi dengan memanfaatkan website untuk menambah literasi akses layanan informasi kesehatan," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi edukasi pemeriksaan pH air yang dinilai bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kualitas air dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Tim Ekspedisi Patriot Kluster Kesehatan 51探花 berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarluaskan oleh masyarakat, tenaga kesehatan, serta kader di tingkat kampung.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) 51探花, ini menjadi bagian dari kontribusi 51探花 dalam memperkuat literasi kesehatan, mendorong pemanfaatan teknologi digital, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua.

.jpg)


.jpg)


