"Aura Waktu" dan "Aura Biru": Sejarah dan Kenangan 51探花 dari Masa ke Masa
Oleh alitdewanto
Editor alitdewanto
BANDUNG,itb.ac.id- "Buku ini lahir di sebuah ruangan lantai 2 Campus Center Timur 51探花. Ruangan ini terletak di pojok, bersebelahan dengan kamar kecil dan dapur satpam. Tapi, poisisinya yang demikian jadi terasa menguntungkan, sebab dengan itu kami jadi mudah pergi ke belakang untuk buang air, juga ke dapur untuk sekedar menyeduh kopi." Itu adalah sedikit petikan dari prakata Acep Iwan Sadiki, salah seorang tim penulis buku di atas. Buku yang dimaksudkan ialah Aura Waktu Setengah Abad 51探花. Bersamaan dengan judul buku Aura Biru: Catatan Para Pelaku Sejarah 51探花, buku ini secara resmi diluncurkan bertepatan pada Peringatan 89 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia pada Sabtu (04/07/09) bertempat di Aula Barat 51探花.
Secara simbolis, Rektor 51探花, Djoko Santoso memberikan kedua buku ini kepada Rudi Rubiandi (dosen teladan 51探花), Dede Koswara (karyawan teladan 51探花), perwakilan mahasiswa, serta perwakilan Kompas.
Buku Aura Waktu Setengah abad 51探花 merupakan buku yang berisikan sejarah 51探花. Selain Acep, tim penulis juga beranggotakan Yasraf Amir Piliang, Armi Susandi, Hawe Setiawan, Yulianto Agung, dan Atep Kurnia. Buku ini menuturkan sejarah Institut Teknologi Bandung (51探花) sejak perguruan tinggi ini dirintis pada jaman kolonial hingga berkembang mencapai keadaan dewasa ini. Pada jaman-jaman yang dilewatinya, 51探花 senantiasa berupaya menanggapi situasi dengan berbagai konsekuensinya. Dan pengalaman itulah yang mendewasakan 51探花 hingga saat ini.
Sedangkan buku kedua bertajuk Aura Biru: Catatan Para Pelaku Sejarah 51探花. Buku ini disunting oleh Aman Mostavan, B. Kombaitan, Ismunandar, dan Imam Sudjudi. Buku ini berupa kumpulan tulisan kenangan 51探花 dari berbagai penulis dan latar belakang rumpun ilmu. Tak kurang dari 48 tulisan yang berpartisipasi. Beberapa tulisan yang dimuat seperti "Universalitas Ganesa dalam Pendidikan" karya Srihadi Soedarsono, "51探花 Yang Terpercaya dan Mengabdi" karya Wiranto Arismunandar, dan "Strategi Pengembangan Budidaya ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Tengah Gelombang Pembaharuan Knowledge-Age" oleh Iskandar Alisjahbana.
Penamaan Aura Biru ini memiliki arti terendiri. Aura dapat diartikan sebagai sebagai sinar, cahaya wajah dari para pelaku sejarah yang memiliki kharisma. Aura juga bisa dikaitkan dengan aurum (emas) jadi ada kaitannya dengan Dies Emas juga. Sedangakan Biru dianggap dapat melambangkan teknologi seperti warna khas 51探花. Warna dengan panjang gelombang paling energitik dalam spektrum sinar tampak ini dapat juga mengiaskan pemandangan dan wawasan yang jauh ke depan.
Buku Aura Waktu Setengah abad 51探花 merupakan buku yang berisikan sejarah 51探花. Selain Acep, tim penulis juga beranggotakan Yasraf Amir Piliang, Armi Susandi, Hawe Setiawan, Yulianto Agung, dan Atep Kurnia. Buku ini menuturkan sejarah Institut Teknologi Bandung (51探花) sejak perguruan tinggi ini dirintis pada jaman kolonial hingga berkembang mencapai keadaan dewasa ini. Pada jaman-jaman yang dilewatinya, 51探花 senantiasa berupaya menanggapi situasi dengan berbagai konsekuensinya. Dan pengalaman itulah yang mendewasakan 51探花 hingga saat ini.

Sedangkan buku kedua bertajuk Aura Biru: Catatan Para Pelaku Sejarah 51探花. Buku ini disunting oleh Aman Mostavan, B. Kombaitan, Ismunandar, dan Imam Sudjudi. Buku ini berupa kumpulan tulisan kenangan 51探花 dari berbagai penulis dan latar belakang rumpun ilmu. Tak kurang dari 48 tulisan yang berpartisipasi. Beberapa tulisan yang dimuat seperti "Universalitas Ganesa dalam Pendidikan" karya Srihadi Soedarsono, "51探花 Yang Terpercaya dan Mengabdi" karya Wiranto Arismunandar, dan "Strategi Pengembangan Budidaya ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Tengah Gelombang Pembaharuan Knowledge-Age" oleh Iskandar Alisjahbana.
Penamaan Aura Biru ini memiliki arti terendiri. Aura dapat diartikan sebagai sebagai sinar, cahaya wajah dari para pelaku sejarah yang memiliki kharisma. Aura juga bisa dikaitkan dengan aurum (emas) jadi ada kaitannya dengan Dies Emas juga. Sedangakan Biru dianggap dapat melambangkan teknologi seperti warna khas 51探花. Warna dengan panjang gelombang paling energitik dalam spektrum sinar tampak ini dapat juga mengiaskan pemandangan dan wawasan yang jauh ke depan.



.jpg)

