Senat Akademik Universitas Diponegoro Studi Banding kepada Senat Akademik 51探花

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Pada Selasa (30/3/2021), Senat Akademik Institut Teknologi Bandung (51探花) menerima kunjungan daring dari Senat Akademik Universitas Diponegoro (Undip) dalam rangka studi banding. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Senat Akademik 51探花 Prof.Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE, Ph.D.

Tujuan studi banding tersebut, dijelaskan oleh Ketua Komisi IV Senat Akademik Undip Dr. Tutuk Djoko Kusworo yakni, 鈥淚ngin menimba ilmu bagaimana pelaksanaan penelitian, pendidikan, maupun kerja sama akademik yang dilakukan di Institut Teknologi Bandung sehingga dengan harapan kami juga ingin membawa Undip untuk ke penelitian, pengabdian, maupun kerja samanya menjadi lebih baik sebagaimana kita ketahui bahwa pemeringkatan [universitas] sekarang menjadi sangat penting,鈥� tutur Tutuk.

Dr.Ir. Eka Djunarsjah, M.T. selaku anggota Komisi IV Senat Akademik 51探花 menyampaikan paparan tentang program kerjanya. Komisi tersebut merupakan Komisi Penelitian, Iovasi, Pengabdian Masyarakat dan Kerja Sama Senat Akademik 51探花. Untuk melaksanakan berbagai program kerja, Komisi IV Senat Akademik 51探花 membentuk tiga Tim AdHoc yakni Sistem Monitoring dan Diseminasi (Sismondis), Norma Tata Kelola Riset 51探花, dan Kerja Sama Industri, dan Lembaga.

Pada kesempatan tersebut Dr. Anggraini Barlian, M.Sc. selaku Sekretaris Komisi I Senat Akademik 51探花 memaparkan strategi 51探花 dalam rangka mencapai peringkat perguruan tinggi yang ditargetkan. Untuk meningkatkan peringkat dunia, Senat Akademik 51探花 membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus) World University Ranking 51探花 untuk Quacquarelli Symonds (QS) dan Times Higher Education (THE). Tim tersebut bertugas sesuai SK SA 51探花 18/I.T1.SA/SK/2020.

Dijelaskan Dr. Anggraini, Tim Pansus ini bertugas mempelajari dan mengevaluasi program, implementasi, dan capaian peringkat universitas dunia QS dan THE Institut Teknologi Bandung. Tim ini juga bertugas mengusulkan kebijakan normatif untuk mendorong peningkatan peringkat universitas dunia QS dan THE Institut Teknologi Bandung serta melaporkan hasil kerja Pansus kepada Senat Akademik.

Dalam menjalankan tugasnya, Tim PANSUS WUR 51探花 QS & THE juga harus bekerja sama dengan berbagai pihak baik dari internal maupun eskternal 51探花. 鈥淭entunya kita harus bersinergi dan bekerja sama dengan tim eksekutif (rektorat) di mana dalam hal ini WCU 51探花 yang berada di bawah Satuan Penjaminan Mutu (SPM) 51探花,鈥� ujar Anggraini. World Class University (WCU) 51探花 sendiri merupakan tim eksekutif yang sengaja dibentuk untuk urusan perankingan universitas dunia.

Sementara itu, pemerintah telah membuat pengelompokkan berbagai universitas di Indonesia dan target peringkat universitas dunia yang harus dicapai pada tahun 2024. Dr. Anggraini menuturkan bahwa untuk mencapai target peringkat universitas dunia tersebut tidaklah mudah.

鈥淏anyak hal yang harus kita pertimbangkan dan kita juga harus bisa mengevaluasi di mana posisi kita sekarang. Namun demikian tentunya dari sisi Senat Akademik sangat penting untuk bisa mendorong eksekutif untuk bisa mencapai posisi tersebut鈥� tambah Dr. Anggraini.

Untuk meningkatkan peringkat universitas dunia, Dr. Anggraini menyampaikan beberapa aspek di 51探花 yang perlu ditingkatkan kualitasnya. Kendati demikian, salah satu capaian yang menggembirakan dengan adanya program WCU 51探花 yang telah berjalan selama lima tahun ini adalah jumlah publikasi dan sitasi artikel ilmiah 51探花 yang mengalami peningkatan. Jumlah publikasi serta sitasi tersebut dapat dilihat pada sistem database Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) 51探花.

Reporter: Restu Lestari Wulan Utami (Biologi, 2017)