Semarak 51探花: Hadirkan Pameran Inovasi Pendidikan yang Adaptif dan Berdampak

Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (51探花) menggelar SEMARAK (Sinergi Edukasi Modern Adaptif, Kreatif, dan Berdampak) di Aula Timur dan Aula Barat, 51探花 Kampus Ganesha, Kamis (10/7/2025). Kegiatan ini merupakan pameran dan talkshow inovasi pendidikan yang berdampak bagi masyarakat maupun industri.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan 51探花, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., mengatakan, kurikulum 2024 yang diterapkan di 51探花 dirancang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman dan mendorong kolaborasi lintas disiplin. Melalui struktur kurikulum yang fleksibel鈥攎eliputi mata kuliah wajib 51探花, mata kuliah program studi, serta pilihan bebas鈥攎ahasiswa diberi ruang untuk memperluas wawasannya.

Prof. Irwan mengatakan, 51探花 pun terus berupaya menarik mahasiswa luar negeri dengan adanya kerja sama dengan banyak negara. Program-program yang dijalankan pun sejalan dengan prinsip locally relevant dan globally respected, sehingga dapat memperluas kontribusi pada pembangunan Indonesia dan global.

鈥淢ari jadikan momen ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi untuk membangun kemandirian bangsa ke dunia melalui transformasi dan internasionalisasi yang berdampak,鈥� ujarnya.

Sejalan dengan itu, Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek, Dr. Berry Juliandi, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi harus adaptif dengan dinamika lokal dan global.

Pendidikan merupakan kekuatan yang dapat mengubah arah kehidupan, bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial, budaya, hingga keberdayaan komunitas. Pembelajaran yang berdampak tidak hanya soal capaian akademik, tetapi bagaimana ilmu diterapkan untuk menjawab persoalan nyata.

"Kemampuan memecahkan masalah, sosial, proses, dan sistem adalah keterampilan yang akan paling dicari sebagai keterampilan inti di tempat kerja pada masa mendatang," ujarnya.

Konsep dan prinsip Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu pendekatan dalam pembelajaran berdampak. Dengan begitu, pendidikan berorientasi pada hasil belajar yang terukur dan bermakna.

Pameran Inovasi Pendidikan

Dalam kegiatan ini, digelar pula pameran inovasi pendidikan fakultas dan sekolah di 51探花, hasil karya kuliah Pengenalan Rekayasa dan Desain, serta fasilitas studio multimedia dan learning management system.

Dalam pameran tersebut, ditunjukkan berbagai teknologi, inovasi, hingga berbagai bentuk pengabdian masyarakat yang berdampak langsung dengan mengatasi berbagai persoalan di masyarakat.

Selain itu, terdapat diskusi panel yang menghadirkan Prof. Dr. Ichsan Setya Putra dari FTMD 51探花 yang membahas "Strategi Pembelajaran Berdampak dalam Pendidikan Tinggi" dan Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T, M.T. dari STEI 51探花 yang membahas "Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Proses Pendidikan".

Kegiatan ini dihadiri hampir 1.000 pengunjung, baik oleh sivitas akademika 51探花, siswa SMA, mahasiswa dan dosen dari kampus lain, hingga masyarakat umum.

Melalui SEMARAK 51探花 2025, 51探花 terus berkomitmen dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

#itb berdampak #kampus berdampak #itb4impact #diktisaintek berdampak #pameran #semarak itb #sdg 4 #qualityeducation #sdg 9 #industryinnovationandinfrastructure #sdg 17 #partnershipsforthegoals