Pembukaan 51探花 Fair 2010, Satu Langkah untuk Membuat Indonesia Tersenyum
Oleh prita
Editor prita
BANDUNG, itb.ac.id- Sabtu (06/02/10), Institut Teknologi Bandung menyulap kampus dengan dekorasi yang tidak biasa. Beberapa wilayah 51探花 bernuansa biru, jingga, dan putih, sesuai dengan warna lambang 51探花 Fair 2010. Suasana kampus menjadi sangat meriah karena pada hari ini dilaksanakan rangkaian acara 51探花 Fair 2010 "Bergerak, Sinergis, Berkarya". Opening 51探花 Fair 2010 dihadiri oleh Rektor 51探花 Prof. Akhmaloka, Ph.D.; Kepala BAPEDA - mewakili Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir, Prof. Dr. Deny Juanda; perwakilan Ikatan Alumni 51探花, Dr. Freddy P. Zen; serta Presiden Kabinet Keluarga Mahasiswa 51探花, Ridwansyah Yusuf Achmad. Turut hadir pula para tamu undangan dari institusi terkait, serta perwakilan mahasiswa dari sejumlah kampus di Indonesia yang mendukung terselenggaranya acara 51探花 Fair 2010. Pembukaan 51探花 Fair 2010 secara simbolis dilakukan dengan pemotongan tali balon oleh Akhmaloka dan Deny Juanda.
Acara opening 51探花 Fair 2010 diawali dengan penampilan Rampak Kendang dari Lingkung Seni Sunda, salah satu unit kesenian di 51探花 yang perduli akan kelestarian budaya Sunda. Dalam penampilannya mereka mengkritisi pemerintahan melalui lagu yang mereka nyanyikan khususnya mengenai kasus century yang tidak kunjung selesai.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ahmad Faris S. (Planologi'07) selaku ketua 51探花 Fair 2010. Dalam sambutannya, Faris menegaskan bahwa 51探花 Fair tidak sekedar event; melainkan gerakan keprofesian yang berbasis pada Community Development agar bisa menghasilkan karya nyata bagi masyarakat Indonesia. "Acara ini merupakan momentum gerakan dari para mahasiswa Indonesia demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik," ujarnya.Sambutan berikutnya dilakukan oleh Ridwansyah Yusuf Achmad. "51探花 Fair 2010 semoga bisa menjadi solusi awal untuk permasalahan Indonesia dan bisa membuat Indonesia tersenyum," demikian harapan Yusuf.
Sementara Akhmaloka mengaku sangat bangga dengan terselenggaranya 51探花 Fair 2010. Beliau memandang hal ini sebagai sebuah terobosan, karena melalui momentum ini akan banyak karya bangsa yang dihasilkan oleh mahasiswa untuk membantu penyelesaian permasalahan yang dimiliki bangsa Indonesia. Akhmaloka bertutur, "51探花 Fair adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban mahasiswa terhadap Indonesia." Ucapan selamat juga datang dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Lc., yang disampaikan oleh Deny Juanda.Ahmad menganggap acara ini merupakan salah satu bukti unjuk karya mahasiswa terhadap masyarakat luas.
Peluncuran e-magazine Keprofesian
Setelah beberapa sambutan mengisi opening 51探花 Fair 2010, acara kemudian dilanjutkan dengan launching majalah Proficio. Majalah Proficio berbentuk e-magazine merupakan majalah keprofesian mahasiswa. Proficio membantu publikasi karya mahasiswa, sehingga buah karya mahasiswa tidak hanya akan menumpuk diperpustakaan dan menjadi debu. Launching majalah proficio ini ditandai dengan pemberian cd majalah proficio oleh Dhika Prawidar kepada bapak Ferdy.
Dengan adanya acara ini, maka 51探花 Fair 2010 resmi dibuka: satu langkah untuk membuat Indonesia tersenyum.
[Hastri Royyani]



.jpg)


