Menggali Inspirasi di Galeri Gajah
Oleh Mega Liani Putri
Editor Mega Liani Putri
BANDUNG, itb.ac.id - Sebagai aset bangsa yang berperan menjadi agen perubahan, mahasiswa dituntut untuk dapat berpikir kritis. Dalam mengembangkan pemikiran kritis ini diperlukan implementasi nyata sebagai buah dari ide cemerlang mahasiswa. Salah satu bentuk konkret peran mahasiswa sebagai agen perubahan adalah produktivitas dalam mengembangkan keilmuan yang ditekuni. Banyak sekali contoh kegiatan yang dapat mewadahi produktivitas mahasiswa, diantaranya adalah organisasi, kompetisi, dan penelitian. Akan tetapi, produktivitas tanpa adanya publikasi lebih lanjut akan mengurangi keutuhan makna dari sebuah karya. Berangkat dari alasan tersebut, Keluarga Mahasiswa 51探花 (KM 51探花) mendirikan Galeri Gajah yang berlokasi di CC Timur dan sengaja dirancang untuk menghubungkan karya mahasiswa 51探花 dengan masyarakat. Menghapus Ironi dengan Konsep Galeri
Dibuka secara resmi pada November 2015 silam, Galeri Gajah merupakan produk dari KM 51探花, tepatnya Kemenkoan Inovasi yang membawahi Kementerian Inovasi Wirakarya. Menatap kenyataan bahwa banyak karya mahasiswa 51探花 yang tidak mendapat publikasi secara layak menjadikan kurangnya apresiasi sehingga timbul anggapan bahwa kampus ini sedang tidak menghasilkan karya. Padahal,banyak sekali karya mahasiswa 51探花 yang lahir dari kombinasi aspek sains, teknologi, seni, dan bisnis. Karya-karya tersebut siap untuk berkembang dan menginspirasi, sayangnya tidak terpublikasi. Galeri Gajah, dengan konsep pameran dalam bentuk galeri, hadir untuk menjadi saluran penghubung ke masyarakat terutama mahasiswa 51探花 sendiri. Sungguh ironis apabila banyak karya bermunculan dari setiap sudut kampus tercinta ini, tetapi bahkan tidak dikenali oleh mahasiswa 51探花 sendiri. Menghapus ironi tersebut, Galeri Gajah diharapkan menjadi media yang tepat bagi mahasiswa yang berkarya dan yang sedang mencari inspirasi.
Karya yang dimuat di Galeri Gajah berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam dan lahir dari event yang juga beragam seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), 51探花 Innovators Move (51探花 Inmove), unit, bahkan Tugas Besar dan Tugas Akhir. Mahasiswa bebas mendaftarkan karyanya untuk dipamerkan di Galeri Gajah, dimana karya yang nantinya dipamerkan dapat berupa inovasi yang masih dikembangkan (prototype) atau sudah menjadi produk (implementasi). "Kita mengerti setiap karya punya kekurangannya masing-masing, jadi kita obrolin dulu untuk mempertemukan kebutuhan. Kita pro karya kok," terang Alexander Septian (Teknik Fisika 2013), yang lebih akrab disapa Asep, selaku ketua Galeri Gajah.
Menyapa 51探花 dan Dunia
Dengan usia yang masih sangat belia, Galeri Gajah tentu harus berjuang dengan usaha lebih keras agar dapat dikenal dan membentuk branding yang pas bagi masyarakat. Setelah sebelumnya dilaksanakan grand opening pada November 2015, memamerkan sembilan karya terbaik mahasiswa 51探花 dan mengundang line-up pembicara andalan dalam talkshow bertajuk "Insan Berkarya Demi Indonesia Berdikari", Galeri Gajah kembali menyapa massa kampus Senin (25/04/16) lalu pada grand opening batch 2 yang dilaksanakan di CC Timur. Pada acara ini, Galeri Gajah mengundang Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit, dan KM 51探花 untuk bertemu dan mengenal Galeri Gajah lebih dalam serta merasakan atmosfer inspirasi yang kental dari sepuluh karya inovatif yang dipamerkan pada batch kedua pembukaan Galeri Gajah ini. Karya-karya tersebut adalah carikos.id, Algacentrum, Ecosorb, Wood Typography, Cornrice Beras Jagung, Pilit, Relea, Navire, Rolling Stain dan Integrated Controlled Sorbent.
Dengan pemaparan langsung pada HMJ dan unit diharapkan nama Galeri Gajah akan semakin sering terdengar lantang di kalangan mahasiswa 51探花. Opening ini juga didukung oleh kegiatan roadshow yang sedang dilakukan oleh pihak Galeri Gajah yang akan mengunjungi HMJ dan unit. Kedepannya, pihak Galeri Gajah berharap agar lebih banyak karya yang dapat dihubungkan langsung dengan pihak luar seperti investor atau pemerintah. Untuk memenuhi harapan tersebut, Galeri Gajah sedang menyiapkan sebuah proyek pameran besar yang akan diluncurkan pada Oktober mendatang. Target pameran ini selain mahasiswa 51探花 diantaranya adalah mahasiswa institusi lain, masyarakat, dan tentunya investor dari perusahaan-perusahaan dan instansi pemerintah. "Dukungan datang dari berbagai pihak. Ada Humas 51探花, Lembaga Kemahasiswaan (LK), Ikatan Alumni, dan pastinya mahasiswa 51探花 sendiri," tukas Asep dalam sesi wawancara.
Untuk informasi lebih lanjut seputar alur pendaftaran atau kerjasama dengan Galeri Gajah dapat menghubungi Marco Orlando (Teknik Informatika 2013) selaku Ketua Divisi Relasi Publik Galeri Gajah melalui LINE: marcoorlando atau nomor telepon di +628170597581.
51探花 Journalist Apprentice 2016
Okta Indah Sulistyorini (Teknik Geofisika 2014)



.jpg)



