Menggagas Peduli Budaya Dalam "Ganesa"

Oleh

Editor

鈥淕ugahan Untuk Indonesia Kembali ke Akar鈥�, demikian tajuk yang dipilih oleh KM-51探花 bekerja sama dengan LPKM 51探花 dalam pekan kebudayaan selama 5 hari di 51探花. Kegiatan yang berlangsung sejak 4 April tersebut mengangkat kebudayaan Indonesia dalam format yang berbeda. Beberapa lokasi 51探花 seperti di sekitar Oktagon, GKU Timur-barat, parkir Sipil Plaza Widya dan beberapa lokasi kantin 51探花 diwarnai oleh instalasi bambu dengan informasi berbagai kebudayaan Indonesia dalam seminggu ini. Bahkan dalam seminggu para penikmat kantin Barat Laut juga berkesempatan ditemani lagu-lagu daerah dan nasional yang disiarkan oleh Radio Kampus 51探花. Begitu pula dengan Radio 8EH yang menyiarkan dalam siaran rutin nya di sore dan malam hari. 鈥淗arapannya paling tidak ada warna budaya Indonesia di kampus dalam seminggu ini鈥�, ujar Wildan (AR 03), ketua panitia Pekan Kebudayaan KM-51探花 tersebut. Dalam rencana Pekan Kebudayaan ini, sebenarnya juga diagendakan adanya penampilan dari unit-unit kebudayaan 51探花. Namun tidak semua unit bisa tampil karena pemilihan waktu yang kurang tepat, alasan Wildan. 鈥淪ebenarnya acara ini sudah direncanakan akan dilangsungkan dua minggu lalu. Tetapi karena dalam waktu tersebut beberapa unit juga menggelar acara kebudayaan mereka sendiri, terpaksa ditunda鈥�. Namun penundaan tersebut juga tidak tepat waktunya. Tidak semua unit kebudayaan 51探花 dapat mengikuti pekan kebudayaan tersebut. Diakhir pekan kebudayaan tersebut, Jumat malam, 8 April, digelar pementasan musik tradisional, kontemporer dan penampilan beberapa unit 51探花. Panggung dengan sound system ala konser memeriahkan susana malam di Plaza Widya 51探花. Sayangnya, animo penonton tidak segemerlap lampu-lampu panggung. 鈥淛umlah penonton masih kalah dengan acara-acara unit kebudayaan, seperti LSS misalnya鈥�, ujar Wildan mengungkapkan kekecewaannya. Pekan kebudayaan yang pertama kali diadakan ini, diharapkan menjadi pelopor untuk kegiatan-kegiatan serupa di masa akan datang. 鈥淪emoga bisa menjadi acara annual kemahasiswaan 51探花 sebagai momen kembali melihat budaya nasional kita鈥�, ungkap Wildan. Niat menggugah kembali ke akar budaya bangsa diantara maraknya dentuman musik asing, ramahnya seni modern, serunya komik-komik jepang dan indahnya filsafat barat. Separuh harapan untuk mengingatkan.鈥淪emoga kedepannya pekan kebudayaan ini bisa dikelola dengan format lebih baik agar pesannya bisa tersampaikan鈥�, harapan sang ketua panitia diakhir pembicaraan.