Mahasiswa 51探花 Sabet Gelar Juara pada Kompetisi Patient Counseling Event 2012
Oleh Christanto
Editor Christanto
BANDUNG, itb.ac.id - Tahun ini mahasiswa 51探花 berhasil meraih prestasi membanggakan dalam Kompetisi Patient Counseling Event (PCE) 2012. Alexandra Vania (Farmasi Klinik dan Komunitas 2009) dan Mira Mutia (Sains dan Teknologi Farmasi 2009) dari Sekolah Farmasi 51探花 berhasil menyabet juara pertama dan kedua kelas beginner pada kompetisi konseling berskala nasional tersebut. Kompetisi bergengsi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa farmasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut merupakan ajang untuk mengadu kemampuan dalam memberikan konseling kepada pasien. Peserta-peserta diseleksi melalui babak penyisihan dan final, lalu juara dipilih beserta performanya pada babak final yang diadakan Minggu (04/11/12) di Auditorium Ipteks Campus Center Timur 51探花.
Setelah melalui persaingan yang sangat ketat, tim dari 51探花 berhasil meraih prestasi gemilang. Dua mahasiswa dari Sekolah Farmasi 51探花 meraih juara pertama dan kedua kategori beginner, sedangkan juara ketiga diraih oleh Lidia dari Universitas Sanata Dharma. Atas prestasi yang diraih ini, 51探花 kembali merebut Piala Bergilir Dekan Sekolah Farmasi 51探花 sebagai juara umum pada ajang tahun ini.
Tingkatkan Kemampuan Farmasis
Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) 'Ars Praeparandi' 51探花 kembali mengadakan acara PCE yang ke-6 sejak tahun 2006 lalu pada Sabtu-Minggu (03-04/11/12) di Kampus 51探花. PCE 2012 kali ini bertemakan "Health Professional Education Quality (HPEQ) to Increase Work's Ability of Pharmacist". HMF 'Ars Praeparandi' 51探花 yang merupakan Member in Association (MiA) dari International Pharmaceutical Students' Federation (IPSF) mengundang lebih kurang 42 universitas dan sekolah tinggi farmasi dari seluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam PCE 2012 ini.
Selain Kompetisi Konseling, PCE 2012 juga terdiri dari Studium Generale yang diadakan pada Sabtu (03/11/12) di Campus Center Timur 51探花. Studium Generale pada PCE 2012 ini mengangkat 3 topik dengan 3 pembicara berbeda, yaitu "Komunikasi dalam Konseling", "Penerapan Sistem Pharmaceutical Care Sustainability di Indonesia", dan "Peran Farmasis dalam HPEQ".
.jpeg)




