Mahasiswa 51探花 Harus Jadi Pemilih Cerdas dalam Pemilu 2014

Oleh Mega Liani Putri

Editor Mega Liani Putri

BANDUNG, itb.ac.id - Pemilihan umum 2014 telah di depan mata. Seluruh rakyat Indonesia telah menanti selama lima tahun untuk merayakan momentum ini. Mahasiswa apalagi, sebagai kaum akademisi, tentunya mahasiswa diharapkan berada di barisan terdepan untuk menyukseskan pemilu 2014. Sukses disini berarti bahwa pemilu 2014 dapat mendudukan pejabat pemerintahan yang lebih baik dari lima tahun ke belakang. Oleh sebab itu, mahasiswa harus menjadi pemilih yang cerdas, tidak apatis, dan tepat dalam menentukan pilihan. Mahasiswa diharapkan benar-benar mengerti tentang sistem pemilihan umum dan mengenal dengan baik calon legislator atau eksekutor yang nanti akan mereka pilih. Mereka harus tahu program kerja apa yang diusung oleh masing-masing calon sehingga mereka mempunyai alasan yang jelas dalam memilih wakil di bangku pemerintahan.

Gebrakan #51探花TanyaCaleg di Twitter

Pers Mahasiswa 51探花, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang media, memiliki misi untuk mencerdaskan mahasiswa 51探花 sebelum pemilu 2014 berlangsung. Untuk mewujudkannya, lewat akun Twitter @ganecapos, redaksi Pers Mahasiswa 51探花 menggelar sebuah diskusi terbuka bertajuk #51探花TanyaCaleg. #51探花TanyaCaleg adalah sebuah wadah yang diinisiasi tim redaksi agar mahasiswa 51探花 tertarik untuk mengenal lebih jauh caleg-caleg yang diasung oleh partai politik terutama yang berada di daerah pemilihan Jawa Barat.

#51探花TanyaCaleg telah berlangsung pada Jumat-Minggu (04-06/04/14). Redaksi Pers Mahasiswa menghubungi beberapa caleg yang berasal dari partai politik yang berbeda-beda. Mereka dimintai kesediaan untuk bersedia online selama satu jam tiga puluh menit guna menjawab pertanyaan dari mahasiswa 51探花. Mekanismenya sederhana. Redaksi mengumumkan kepada followers-nya bahwa pada hari dan jam tertentu akan ada program #51探花TanyaCaleg bersama seorang caleg dari salah satu partai politik. Lalu, jika sudah waktunya, salah seorang dari redaksi menjadi admin dan membuka forum terbuka tersebut. Di tiga puluh menit pertama, admin memberikan pertanyaan umum mengenai identitas dan visi-misi yang diusung oleh caleg tersebut. Pada satu jam berikutnya admin membuka sesi tanya jawab dan follower dapat menanyakan hal apapun kepada si caleg. Pertanyaan dan jawaban akan di-tweet kembali oleh redaksi. Peraturannya pun tidak sulit, seluruh peserta forum hanya perlu menggunakan hashtag #51探花TanyaCaleg agar dapat ditanggapi oleh admin.

Program ini adalah terobosan baru dari unit Pers Mahasiswa 51探花 yang baru saja mengalami pergantian pengurus. Untuk periode 2014-2015, Pers Mahasiswa 51探花 dipimpin oleh Atika Almira (Arsitektur 2012). Menurut Atika, Pers Mahasiswa memiliki peran yang penting untuk mencerdaskan mahasiswa 51探花 tentang isu pemilu 2014. "Peran mahasiswa ya tentunya besar. Bukan hanya dalam pemilu, tentu juga dalam keberjalanan pemerintahan lima tahun ke depan. Sebagai apa? Bisa sebagai pemilih dan ikut berpartisipasi menyukseskan program-program pemerintah, juga sebagai evaluator pemeritah itu sendiri," jelas Atika.

Program #51探花TanyaCaleg ini cukup menarik karena mahasiswa 51探花 dapat langsung berkomunikasi dengan caleg-caleg yang ada. "Menjadi menarik jika kita bisa melihat pandangan caleg dari orangnya langsung. Kalau sulit bertemu, kenapa kita gak pake media sosial yang memang bisa dimanfaatkan. Mahasiswa harusnya bisa lebih mengkritisi dan bisa juga menyampaikan aspirasi melalui #51探花TanyaCaleg ini," ulasnya.

Mahasiswa sebagai Garda Terdepan

Mahasiswa 51探花 khususnya followers @ganecapos menyambut baik program ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan hangatnya forum #51探花TanyaCaleg. Mahasiswa 51探花 kritis dalam mempertanyakan ide program kerja caleg dan strategi untuk mewujudkannya. Akun @bagas_pramana sempat mempertanyakan apakah salah seorang caleg dalam forum @51探花TanyaCaleg siap menjalankan nilai demokrasi Pancasila. @yorgaperm di kesempatan lain sempat usil menanyakan seorang caleg yang sudah duduk di kursi DPR selama lima tahun terakhir tentang seberapa sering beliau menghadiri rapat atau sidang. Di kesempatan itu, followers @ganecapos bebas menanyakan hal-hal yang selama ini tidak bisa dan tidak sempat disampaikan kepada para tokoh politik. Di forum itulah mereka bisa langsung mendapatkan jawaban dari narasumbernya.

"Mahasiswa tetap harus jadi garda terdepan," pungkas Atika. Ya, gerakan mahasiswalah yang telah mengantarkan bangsa Indonesia ke zaman reformasi yang sampai sekarang masih kita nikmati bersama. Hingga kini, mahasiswa seharusnya terus berada di lini terdepan untuk menjaga stabilitas nasional. Mahasiswa dan segenap rakyat Indonesia harus menggunakan kedaulatan untuk memilih wakil di pemerintahan dengan bijaksana. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi, mahasiswa harus menjadi pelopor pemilih yang cerdas agar pemerintahan yang terbentuk untuk lima tahun ke depan benar-benar mewakili dan memperjuangkan aspirasi bangsa.

 

Sumber gambar: twitter.com