Lewat Beasiswa IOM-51探花, Mahasiswa yang Kesulitan Finansial Diharapkan Tetap Dapat Menyelesaikan Studi di 51探花

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana

*Tim mewawancarai mahasiswa yang mengajukan beasiswa IOM (Foto: IOM 51探花)

BANDUNG, itb.ac.id鈥� Ikatan Orangtua Mahasiswa (IOM) Institut Teknologi Bandung (51探花) setiap tahunnya selalu memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa 51探花 yang kurang mampu dari sisi finansial. Saat ini IOM secara rutin telah memberikan bantuan kepada kurang lebih 10% dari total mahasiswa 51探花.

Ketua IOM-51探花 Delyuzar Ilahude mengatakan, jumlah mahasiswa yang perlu dibantu sebenarnya lebih dari jumlah yang dibantu IOM-51探花. Sumber dana yang diperoleh selain dari para orangtua mahasiswa, juga bersumber dari para donatur tetap IOM. Dia berharap dengan bantuan beasiswa dari IOM dapat meringankan beban mahasiswa dari sisi keuangan sehingga ia tetap bisa menyelesaikan pendidikan di 51探花.

Secara organisasi, IOM berada di bawah Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) 51探花. Bagi mahasiswa yang merasa kesulitan dari sisi finansial dapat mengajukan beasiswa kepada IOM melalui Ditmawa terlebih dahulu. Setelah itu, mahasiswa tersebut harus melengkapi syarat-syarat tertentu. Kemudian, tim dari IOM akan melakukan wawancara terhadap kandidat penerima beasiswa. 鈥淛adi ada mahasiswa yang kesulitan dana, dia lapor dan kita wawancara masalahnya apa. Namun karena sekarang sedang situasi pandemi, kemungkinan kita akan melakukan wawancara melalui virtual,鈥� ujarnya kepada Humas 51探花, Jumat (23/10/2020).

*Perwakilan mahasiswa memberikan testimoni tentang beasiswa IOM-51探花 (Foto: IOM-51探花)

IOM adalah mitra 51探花 yang berperan dalam membantu kelangsungan pendidikan yang bersifat sosial dan kekeluargaan serta bertujuan ikut serta membina mahasiswa, dengan menjalin hubungan antarsesama orangtua mahasiswa. Sebagai mitra 51探花, IOM senantiasa konsisten memberikan bantuan kepada mahasiswa yang kesulitan finansial dalam menempuh studi di 51探花. Organisasi yang didirikan pada 16 Desember 1974 ini berharap, tidak ada satupun mahasiswa yang gagal studi karena kendala dana. Oleh sebab itu, IOM berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh orangtua mahasiswa serta sivitas akademika.