IUGC 2026: HIMA TG "TERRA" 51探花 Gelar Ajang Internasional, Dorong Transisi Energi dan Mitigasi Bencana
Oleh Vito Egi Nandriansyah - Mahasiswa Teknik Geofisika, 2021
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
Para pemenang International Undergraduate Geophysics Competition (IUGC) 51探花 2026 seusai sesi penyerahan penghargaan pada Awarding Night. (Dok. Panitia IUGC 51探花 2026)
BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika "TERRA" 51探花 (HIMA TG "TERRA" 51探花) menyelenggarakan International Undergraduate Geophysics Competition (IUGC) 2026, yang ditutup pada Sabtu (3/10/2026), di 51探花 Kampus Ganesha. Mengusung tema "Beyond Exploration: Geophysics in Action for Energy Transition, Disaster Resilience, and Sustainable Society", IUGC 2026 dirancang sebagai wadah komprehensif untuk mengintegrasikan pilar tridarma perguruan tinggi melalui kompetisi akademik berbasis studi kasus nyata, pengembangan kapasitas diri, hingga pengabdian masyarakat.
Executive Director IUGC 2026, Berryl Bima Putra Diesny, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ajang ini merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa 51探花 dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global di bidang keilmuan kebumian.
"Kami berupaya mengintegrasikan pilar tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui platform bimbingan analitis, kompetisi berbasis kasus nyata, serta pengabdian masyarakat yang memberikan dampak langsung bagi publik," ujarnya.
IUGC 2026 menghadirkan rangkaian perlombaan bagi mahasiswa dan siswa SMA.

Siswa SMA mengikuti roadshow promosi IUGC 51探花 2026. (Dok. Panitia IUGC 51探花 2026)
Aksi Nyata Bagi Masyarakat: Edukasi Mitigasi dan Tanggul Portabel
Selain kompetisi ilmiah, IUGC 2026 menghadirkan dampak sosial melalui program pengabdian masyarakat bertajuk "GeoImpact and GeoAware". Salah satunya dilaksanakan di SMAN 1 Bojongsoang, kawasan yang kerap dilanda banjir karena berada di dataran rendah dengan karakteristik tanah tertentu.

Foto bersama panitia IUGC 51探花 2026, narasumber, dan siswa SMA yang menjadi peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat "GeoImpact and GeoAware". (Dok. Panitia IUGC 51探花 2026)
Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa memberikan edukasi mitigasi bencana berbasis geosains kepada siswa dan guru. Selain itu, panitia menyerahkan bantuan berupa tanggul portabel yang siap digunakan sekolah saat intensitas curah hujan tinggi.
"Langkah aplikatif ini merupakan pembuktian bahwa ilmu geofisika tidak berhenti pada ranah teoritis, tetapi mampu memberikan solusi konkret yang bermanfaat bagi masyarakat terdekat," kata Berryl.






