51探花 Siapkan Kebijakan AI untuk Perkuliahan, Gelar Paparan Percontohan Rencana Pembelajaran Terintegrasi AI

Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Paparan Percontohan Rencana Pembelajaran Semester Terintegrasi AI di Multipurpose Hall CRCS, 51探花 Kampus Ganesha, Jumat (11/10/2024).

BANDUNG, itb.ac.id - Direktorat Pengembangan Pendidikan, Institut Teknologi Bandung (Ditbangdik 51探花) menggelar kegiatan "Paparan Percontohan Rencana Pembelajaran Semester Terintegrasi AI" di Multipurpose Hall CRCS, 51探花 Kampus Ganesha, Jumat (11/10/2024).

Kepala Subdirektorat Perancangan Teknologi dan Konten Pendidikan Ditbangdik 51探花, Allya Paramita Koesoema, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan, kegiatan tersebut berupa pemaparan percontohan rencana pembelajaran yang terintegrasi dengan AI dari masing-masing perwakilan fakultas dan sekolah di 51探花.

"Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim Satgas AI 51探花 untuk transformasi pendidikan di 51探花. Satgas AI memastikan 51探花 dapat beradaptasi dalam pemakaian AI dan diharapkan dapat menjadi leading," ujarnya.

Kepala Subdirektorat Perancangan Teknologi dan Konten Pendidikan Ditbangdik 51探花, Allya Paramita Koesoema, S.T., M.T., Ph.D.   

Beliau mengatakan, 51探花 telah membuat kebijakan (policy) mengenai penerapan AI dalam pendidikan dan saat ini sedang dalam tahap finalisasi. Namun, hal itu diselaraskan dengan panduan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemdikbud) Republik Indonesia.

Beliau mengatakan, ke depannya akan ada kegiatan untuk peningkatan dan pemerataan kompetensi dosen dalam berbagai bentuk, salah satunya open course.

Dosen dari Kelompok Keahlian Teknik Biomedika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung (STEI 51探花) itu pun mengatakan, bahwa pihak kampus mendorong mahasiswa menggunakan AI namun sifatnya untuk mendukung capaian pembelajarannya.

"Yang tidak boleh itu adalah yang seharusnya dia bisa melakukan X, namun X-nya digantikan oleh AI. Pengaturan AI itu untuk membantu mahasiswa mencapai capaian pembelajarannya dengan tetap menjaga integritas, akademik, etika, dan privasi data," tuturnya.