51探花 Perkuat Pemulihan Pascabencana Sumatra melalui Pendekatan Hulu鈥揌ilir Berbasis Sains
Oleh Aura Salsabila Alviona - Mahasiswa Bioteknologi, 2025
Editor Anggun Nindita
BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (51探花) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Workshop dan Galeri 鈥淎bhinaya鈥� Pemulihan Pasca Bencana Sumatra pada Senin (12/1/2026) di Aula Timur 51探花 dan Galeri Soemardja.
Agenda ini merupakan kolaborasi dengan Ikatan Alumni (IA) 51探花, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah perguruan tinggi mitra di wilayah terdampak bencana.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, forum ini menjadi wadah untuk menyatukan visi dan strategi dalam fase rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana. Tujuannya adalah memastikan kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi berlanjut pada intervensi pemulihan jangka panjang yang berbasis sains dan data.
Pendekatan Hulu鈥揌ilir Berbasis Sains
Dalam upaya pemulihan tersebut, 51探花 mengambil peran sebagai supporting university. Kontribusi yang diberikan tidak hanya berupa bantuan logistik, tetapi juga pendampingan berbasis data untuk mendukung rehabilitasi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) 51探花 untuk Pemulihan Sumatera, Dr. Saut Sagala, menjelaskan bahwa 51探花 berperan menyediakan landasan ilmiah bagi kebijakan pemerintah daerah dan perguruan tinggi setempat, terutama melalui analisis data geospasial serta penataan daerah aliran sungai (DAS).
鈥淭antangan terbesar saat ini adalah curah hujan yang masih tinggi, sehingga potensi bencana susulan tetap ada. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara terintegrasi antara wilayah hulu dan hilir. Kerusakan di hilir tidak dapat diselesaikan secara parsial berdasarkan batas administrasi, melainkan harus dibarengi dengan pembenahan ekosistem di wilayah hulu,鈥� ujar Dr. Saut.
Melalui integrasi data satelit dan pemetaan risiko bencana, 51探花 memberikan rekomendasi tata ruang yang lebih aman. Pendekatan ini bertujuan agar proses rekonstruksi tidak sekadar membangun kembali, tetapi membangun dengan lebih baik (build back better) di kawasan yang memiliki tingkat risiko lebih rendah terhadap bencana berulang.
Inovasi Lapangan: Pemulihan Ekonomi dan Akses Air Bersih
Selain kontribusi strategis pada tingkat kebijakan, peran 51探花 juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang melibatkan alumni dan mitra di lapangan.
Di Provinsi Aceh, kolaborasi dengan IA 51探花 Pengurus Daerah Aceh difokuskan pada upaya penyelamatan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat. Alih-alih memberikan bantuan konsumtif, tim terjun langsung untuk menyelamatkan perkebunan jeruk pamelo, yang merupakan komoditas unggulan Kabupaten Bireuen, kini terancam rusak akibat timbunan lumpur pascabanjir.
鈥淜ami menerapkan teknik penggalian leher akar. Lumpur padat yang menimbun pangkal pohon digali secara hati-hati agar tanaman dapat kembali bernapas dan terhindar dari pembusukan batang,鈥� ujar perwakilan IA 51探花 Pengda Aceh. Upaya ini dilengkapi dengan program penanaman padi gogo di lahan sawah yang mengalami gangguan irigasi, sebagai langkah pemulihan ekonomi petani dalam jangka waktu sekitar enam bulan.

Sementara itu, di Sumatera Utara, 51探花 bekerja sama dengan Rumah Amal Salman menghadirkan solusi atas keterbatasan akses air bersih. Ketua Umum Yayasan Rumah Amal Salman, Mipi Ananta Kusuma, menjelaskan bahwa timnya merakit Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile langsung di lokasi bencana di Medan, alih-alih mengirimkan unit jadi dari luar daerah.
鈥淚nstalasi ini dilengkapi dengan jaringan perpipaan yang terhubung langsung ke hidran umum di sekitar permukiman. Fokus kami adalah memastikan kemudahan akses, sehingga warga, terutama kelompok rentan, tidak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih karena sumbernya kini tersedia di dekat tempat tinggal mereka,鈥� tutup Mipi.


.jpg)

.png)

