51探花 dan Pingxiang University Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Penelitian

Oleh Anggun Nindita

Editor Anggun Nindita


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Institut Teknologi Bandung (51探花) memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pingxiang University, Tiongkok, di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat 51探花, Rabu (4/11/2026). Kolaborasi ini membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan kebudayaan, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen serta pengembangan riset bersama yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi 51探花, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., bersama Vice President for Human Resources, Scientific Research, Finance and Continuing Education of Pingxiang University, Huang Zhikai.

Dalam sambutannya, Dr. Rikrik Kusmara menyambut baik kunjungan delegasi Pingxiang University sebagai langkah awal untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat.

"Saya berharap dari Nota Kesepahaman in dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kolaborasi yang konkret dan memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Huang Zhikai memperkenalkan profil dan berbagai bidang keunggulan akademik Pingxiang University. Perguruan tinggi yang berdiri sejak 1942 tersebut memiliki sekitar 13.000 mahasiswa dan 880 tenaga pengajar, dengan 37 program studi sarjana yang mencakup berbagai disiplin ilmu, antara lain teknik, sistem informasi, metalurgi, bisnis, bahasa asing, manajemen, seni, dan sains.


"Keragaman bidang keilmuan tersebut menjadi salah satu potensi untuk mengembangkan kerja sama yang saling melengkapi antara 51探花 dan Pingxiang University, khususnya dalam mempertemukan keahlian akademik dan kapasitas penelitian dari kedua institusi," ungkap Huang Zhikai.

Melalui kerja sama ini, 51探花 dan Pingxiang University menjajaki sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, pelaksanaan penelitian bersama, hingga pengembangan program akademik.

Beberapa bidang yang menjadi perhatian dalam pengembangan riset bersama meliputi metalurgi, keramik, teknologi pengemasan (packaging), dan energi hijau. Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan keahlian para akademisi dari kedua perguruan tinggi.

Selain penelitian, kedua institusi juga membuka peluang penguatan mobilitas akademik agar mahasiswa dan dosen memperoleh pengalaman pembelajaran serta kolaborasi dalam lingkungan internasional.

#mou #pingxiang university #riset #pendidikan