Gubernur Jabar dan Rektor 51探花 Resmikan Masjid dan Sarana Prasarana 51探花 Jatinangor
Oleh Nida Nurul Huda
Editor Nida Nurul Huda
BANDUNG, itb.ac.id-Pembangunan infrastruktur kampus baru 51探花 Jatinangor kian berkembang. Setelah beberapa waktu lalu Situ 1 dan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) telah diresmikan, Senin (19/01/14), Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Rektor 51探花, Prof. Akhmaloka meresmikan Masjid di kampus 51探花 Jatinangor dan beberapa sarana penunjang akademik lainnya. Beberapa sarana tersebut diantaranya Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah Dinas Kehutana Provinsi Jawa Barat, Gedung Kuliah Umum 1 (GKU 1), Laboratorium Teknologi 1B (Labtek 1B), serta Laboratorium Sedimentasi. Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Islam oleh Civitas Akademik
Pada peres
mian tersebut hadir pula Dinas Permukiman dan Perumahan, Dinas Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Staf Rektorat Unpad, Kapolres Sumedang, dan staf eksekutif 51探花 Jatinangor. Menurut Bambang Riyanto (Dinas Permukiman dan Perumahan), pembangunan masjid di wilayah kampus 51探花 Jatinangor selain bertujuan untuk memnuhi kebutuhan sarana ibadah juga sebagai pusat pengembangan agama Islam oleh civitas akademik. "Masjid 51探花 Jatinangor dibangun di wilayah yang strategis, dekat dengan masyarakat. Pembangunan masjid ini diharapkan dapat membangun interaksi antara mahasiswa dan masyarakat sekitar", ujar Bambang.
Pembangunan masjid ini berawal dari sayembara yang dimenangi oleh Fajar Ihsan, S.T (ITENAS) yang merancang konsep bangunan masjid sesuai aspek fungsi dan estetika. Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 5000 m2, terdiri dari 2 lantai dan memiliki kapasitas sampai 700 jamaah. Masjid ini juga dilengkapi menara setinggi 40 m.
Masjid Al-Jabbar, Masjid Berbagai Makna
Selanjutnya, acara peresmian dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor 51探花 dan Gubernur Jabar. Menurut Rektor 51探花, pembangunan kampus 51探花 Jatinangor yang dimulai di tahun 2010 telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu sarana hasil kerjasama 51探花 dengan Pemprov Jabar adalah masjid kampus 51探花 Jatinangor.
Di hari p
eresmian masjid, diresmikan pula nama masjid yang disepakati bernama Al-Jabbar. Al-Jabbar diambil dari nama salah satu Asmaul Husna yang berarti Yang Maha Besar. Selain itu menurut Rektor 51探花 dan Gubenur Jabar sendiri, Al-Jabbar memiliki makna lain. Dalam bahasa matematika kata Al-Jabbar dekat dengan Aljabar yang merepresentasikan kampus 51探花 sebagai kampus teknologi yang sangat dekat dengan kegiatan berhitung. Lalu, Al-Jabbar juga sangat dekat dengan akronim Jabar yang berarti masjid tersebut terletak di Jawa Barat.
"Keberadaan masjid mutlak adanya di dalam wilayah pendidikan. Masjid hadir untuk membangun keseimbangan rohani dan jasmani manusia. Masjid juga sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan bangsa melalui pengembangan generasi muda di wilayah pendidikan", jelas Ahmad Heryawan.



.jpg)

