Dies Emas 51探花: Ketika Para Petinggi 51探花 Berpidato

Oleh alitdewanto

Editor alitdewanto

BANDUNG, itb.ac.id- Sidang Terbuka Dies Emas 51探花, Senin (02/03/09), tak lepas dari pidato oleh beberapa petingginya. Sebut saja Prof. Djoko Santoso selaku Rektor 51探花, Haryanto Dhanutirto selaku Ketua Majelis Wali Amanat 51探花, dan Yanuarsa Haroen sebagai Ketua Senat Akademik 51探花. Ketika para petinggi ini berpidato, bervariasi pula masalah yang mereka angkat, sesuai dengan profesi masing-masing.
Mendengarkan pidatoDalam pidatonya, Haryanto mengusung masalah bagaimana memantapkan kapasitas pengembangan institusi dan refleksi diri 51探花 untuk pembangunan bangsa. Haryanto kembali menghimbau agar kita merenungkan dan merefleksikan diri apa yang telah kita buat dan sumbangkan kepada bangsa ini. Kontribusi masa depan inilah yang harus kita pikirkan lagi secara intensif. Dalam kesempatan ini, Haryanto mengungkapkan kinerja MWA selaku organ pemangku kepentingan 51探花 yang mewakili kepentingan semua stakeholder dengan upaya memberdayakan 51探花 dalam melaksanakan misi dan mewujudkan fungsinya. Haryanto menggunakan sumber pencapaian peringkat 51探花 di dunia oleh lembaga-lembaga survei internasional seperti Times Higher Education Supplement dan Webometrics. Untuk kategori engginering and technology, 51探花 sukses bertengger di posisi 90 dunia berdasarkan kajian dari Times Higher Education Supplement.

Sedangkan Haroen berpidato tentang tugas dan wewenang senat akademik pra dan pasca UU BHP dalam membangun kehidupan akademik 51探花. Salah satu poin utama dalam pidatonya ialah pembinaan kemahasiswaan yang merupakan pedoman untuk menjadi,antara lain: insan terpelajar, berwawasan kebangsaan, berjiwa sosial, dan berkreasi serta berguna bagi lingkungannya secara unggul. Haroen juga menghimbau kepada kalangaan akademis untuk menaati UU BHP yang telah disahkan oleh DPR di penghujung tahun 2008 lalu. " Selaku pendidik, kita harus bersikap dan berperilaku santun, serta dapat menjadi panutan dalam menyampaikan pendapat." imbuhnya. " UU BHP ini sejalan dengan makna kehidupan akademik sehungga perlu dikaji untuk diterapkan lebih dalam lagi."

Pidato rektor 51探花 sendiri mengangkat tema Lima Puluh Tahun 51探花 Membangun dan Memajukan Bangsa. Dalam kesempatan ini, Djoko menjelaskan makna dari tema Peringatan Dies Emas 51探花 yakni "Teknologi , Daya Saing, dan Masa Depan Bangsa". Hal ini dimaknai sebagai wahana untuk evaluasi diri apa yang telah dicapai oleh 51探花 dalam ikut membangun dan memajukan bangsa Indonesia. Secara khusus, Djoko menunjukkan beberapa peningkatan di berbagai segi seperti bidang riset penelitian. " Jika di tahun 2006 jumlah dana riset ialah Rp. 27,75 milyar, di tahun 2008 jumlah tersebut meningkat menjadi Rp. 41,9 milyar." terangnya.

" Semoga kita bersama dapat mengemban misi 51探花 untuk ikut menghela bangsa ini ke tatanan yang lebih maju dan sejahtera." tutup Djoko.