Buku Pemikiran Dalam Membangun 51探花: Kumpulan Kertas Kerja Para Bakal Calon Rektor 51探花 2010-2014

Oleh alitdewanto

Editor alitdewanto

BANDUNG, itb.ac.id- Terkait dengan acara Interaksi Publik Bakal Calon Rektor 51探花 Periode 2010-2014, Senat Akademik 51探花 meluncurkan Buku Pemikiran Dalam Membangun 51探花. Buku ini merupakan kumpulan kertas kerja yang digunakan untuk mengkomunikasikan gagasan para Bakal Calon Rektor kepada seluruh sivitas akademik, seperti yang diungkapkan oleh Yanuarsyah Haroen, Ketua Senat Akademik 51探花 dalam kata pengantar buku tersebut. Interaksi sendiri dilaksanakan pada Sabtu (10/10/09) bertempat di Aula Barat 51探花.
Buku ini berisi sepuluh judul dengan terobosan yang berbeda sesuai dengan gagasan dari masing-masing bakal calon. Adapun buku ini merupakan penuangan lebih detail dari apa yang dipresentasikan para Bakal Calon dalam interaksi publik. Lebih jauh lagi, peluncuran buku ini digunakan untuk menguji apakah gagasan yang disampaikan dapat memberikan semangat baru sehingga dapat mengundang dukungan lebih banyak lagi. Yanuarsyah menambahkan bahwa buku ini dapat menjadi 'kontrak akademik' bagi siapa saja yang menjadi Rektor 51探花 dengan para warga 51探花.

Berikut sepuluh judul dalam buku ini berserta penulisnya.
- Adang Surachman, "Pengembangan Institut Teknologi Bandung 2010-2014."
- Akhmaloka, "51探花 sebagai Universitas Riset dan Inovasi."
- Deny Juanda Puradimaja, "51探花 Pelopor Andalan Bangsa."
- Ichsan Setya Putra, "Menghantarkan Langkah 51探花 Menjadi Universitas Riset Unggul."
- Indra Djati Sidi, "Menjawab Tantangan Bangsa: Strategi dan Program Kerja 2010-2014."
- Intan Ahmad, "Leadership at All Levels: Dari 51探花 Untuk Bangsa."
- Irwandy Arif, "Transformasi Dalam Keseimbangan."
- Isnuwardianto, "Menuju 51探花 yang Maju, Mandiri, dan Bermartabat di Mata Dunia."
- Rizal Z. Tamin, "Menuju 51探花 yang Terbuka, Sehat, dan Bermartabat."
- Suhono Harso Supangkat, "Wahana Persemaian Peradaban Kelas Dunia."

"Diharapkan para calon rektor tidak hanya sekedar melontarkan janji, tetapi harus dapat memperlihatkan indikator ketercapaian serta komitmen implementasinya yang berdaya guna." tutup Yanuarsyah.