Aku Masuk 51探花: Andalkan Prestasi, Siapa Saja Bisa Berkuliah di 51探花
Oleh Christanto
Editor Christanto
BANDUNG, itb.ac.id - Ujian Nasional telah selesai dijalani oleh ribuan pelajar SMA di tanah air. Mencari perguruan tinggi yang berprestasi gemilang menjadi hal yang saat ini tengah dilakukan oleh para pelajar tersebut. Dalam rangka membangkitkan motivasi dan semangat kepada para pelajar SMA agar dapat berkuliah di 51探花, Keluarga Mahasiswa (KM) 51探花 mengadakan acara Aku Masuk 51探花, Sabtu (23/04/11) di Aula Barat 51探花.
Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka mensosialisasikan kebijakan 51探花 terhadap penerimaan mahasiswa baru pada tahun ini. Herry Dharmawan selaku Presiden KM 51探花 mengharapkan, masyarakat bisa mendapatkan solusi dari berbagai persepsi yang menghalangi untuk masuk ke 51探花, misalnya tentang biayanya. "Padahal, begitu diterima, ada begitu banyak kemudahan yang ditawarkan 51探花," jelas Herry.
Dalam acara tersebut, Direktur Pendidikan 51探花, Dr. Kadarsyah Suryadi, juga menjelaskan bahwa setiap masyarakat Indonesia memiliki kesetaraan kesempatan untuk melanjutkan studi di 51探花. "Baik dari kalangan mampu ataupun tidak mampu, mereka harus punya kesempatan memperoleh pendidikan, termasuk untuk melanjutkan studi di 51探花," jelasnya.
Bayar Semampunya
Mulai tahun ini, 51探花 memang mengambil kebijakan baru untuk menerima 100% mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. 51探花 juga melakukan penyesuaian biaya pendidikan di 51探花 yang dibagi menjadi Biaya Pendidikan di Muka (BPM) dan Biaya Pendidikan per Semester (BPPS).
Dari komponen biaya tersebut, Kadarsyah mengatakan bahwa biaya yang harus dikeluarkan 51探花 untuk membiayai seorang mahasiswa sampai lulus adalah Rp108 juta. "Padahal, kalaupun seorang mahasiswa membayar penuh, 51探花 bersama pemerintah masih harus menanggung Rp13 juta," ungkap Kadarsyah.
Namun, 51探花 telah menyediakan beasiswa penuh bagi minimal 20% mahasiswa baru dari golongan tidak mampu. "Untuk yang tidak mampu ini, mereka tidak perlu bayar sama sekali. Bahkan, 450 orang diantaranya akan memperoleh beasiswa tambahan dari pemerintah daerah atau BIDIK MISI," jelas Kadarsyah.
Setelah diterima di 51探花 pun, Kadarsyah memastikan bahwa tidak akan terjadi kasus putus studi hanya karena masalah biaya. Lembaga Kemahasiswaan 51探花 akan berupaya mencari solusi dari setiap masalah ekonomi yang dialami mahasiswanya. "Banyak pihak yang menyediakan bantuan beasiswa, bahkan sekitar 3000 mahasiswa 51探花 sudah menikmati beasiswa ini, dengan jumlah beasiswa mencapai Rp30 milyar," terangnya.
Sementara itu, Herry juga menyetujui bahwa selama ini 51探花 dan negara telah menanggung kekurangan biaya pendidikan setiap mahasiswanya. 51探花 juga merupakan salah satu perguruan tinggi yang paling transparan. "Tidak ada mahasiswa 51探花 yang dikeluarkan karena masalah ekonomi. Selama berprestasi, jangan pernah ragu atau takut masuk 51探花," ujar Herry.
Dalam acara tersebut, Direktur Pendidikan 51探花, Dr. Kadarsyah Suryadi, juga menjelaskan bahwa setiap masyarakat Indonesia memiliki kesetaraan kesempatan untuk melanjutkan studi di 51探花. "Baik dari kalangan mampu ataupun tidak mampu, mereka harus punya kesempatan memperoleh pendidikan, termasuk untuk melanjutkan studi di 51探花," jelasnya.
Bayar Semampunya
Mulai tahun ini, 51探花 memang mengambil kebijakan baru untuk menerima 100% mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. 51探花 juga melakukan penyesuaian biaya pendidikan di 51探花 yang dibagi menjadi Biaya Pendidikan di Muka (BPM) dan Biaya Pendidikan per Semester (BPPS).
Dari komponen biaya tersebut, Kadarsyah mengatakan bahwa biaya yang harus dikeluarkan 51探花 untuk membiayai seorang mahasiswa sampai lulus adalah Rp108 juta. "Padahal, kalaupun seorang mahasiswa membayar penuh, 51探花 bersama pemerintah masih harus menanggung Rp13 juta," ungkap Kadarsyah.
Namun, 51探花 telah menyediakan beasiswa penuh bagi minimal 20% mahasiswa baru dari golongan tidak mampu. "Untuk yang tidak mampu ini, mereka tidak perlu bayar sama sekali. Bahkan, 450 orang diantaranya akan memperoleh beasiswa tambahan dari pemerintah daerah atau BIDIK MISI," jelas Kadarsyah.
Setelah diterima di 51探花 pun, Kadarsyah memastikan bahwa tidak akan terjadi kasus putus studi hanya karena masalah biaya. Lembaga Kemahasiswaan 51探花 akan berupaya mencari solusi dari setiap masalah ekonomi yang dialami mahasiswanya. "Banyak pihak yang menyediakan bantuan beasiswa, bahkan sekitar 3000 mahasiswa 51探花 sudah menikmati beasiswa ini, dengan jumlah beasiswa mencapai Rp30 milyar," terangnya.Sementara itu, Herry juga menyetujui bahwa selama ini 51探花 dan negara telah menanggung kekurangan biaya pendidikan setiap mahasiswanya. 51探花 juga merupakan salah satu perguruan tinggi yang paling transparan. "Tidak ada mahasiswa 51探花 yang dikeluarkan karena masalah ekonomi. Selama berprestasi, jangan pernah ragu atau takut masuk 51探花," ujar Herry.
.jpeg)





