Polemik Parkir di 51探花
Oleh
Editor
Bagi sebagian masyarakat kampus 51探花, sejak awal tahun akademik 2006/2007, ada perubahan suasana kampus yang cukup berarti. Perubahan tersebut adalah semakin banyaknya kendaraan bermotor yang bertebaran di sekitar kampus 51探花. Amatilah keadaan Jalan Tamansari di dekat gerbang belakang 51探花 saat jam-jam awal kuliah, dan jam-jam menjelang sore. Kemacetan acapkali timbul karena satu atau dua mobil yang yang memotong jalan dari yang semula diparkir di sepanjang bahu Jalan Tamansari dekat gerbang belakang 51探花. Amati pula bagaimana penuhnya lapangan parkir dekat prodi Teknik Sipil dan Fakultas Seni Rupa dan Desain. Masalah parkir di dalam kampus 51探花, setelah dahulu sempat ramai diperbincangkan ketika keluar kebijakan baru dimana di atas jam pukul 18.00 daerah di sekitar Campus Center dirantai, kini mulai dipersoalkan ketika baru-baru ini terjadi kasus pemalsuan stiker parkir khusus pegawai dan dosen 51探花 oleh seorang mahasiswa. Di kalangan dosen, hal ini sangat disesalkan karena tidak mencerminkan perilaku cendekiawan muda yang seharusnya.
Stiker parkir khusus untuk pegawai dan dosen 51探花 ini sendiri pun sebenarnya sebentar lagi akan ditinggalkan karena 51探花 akan menggunakan sistem parkir dengan smart card. Penggunaan smart card ini sendiri bukannya tidak mengundang berbagai komentar dari berbagai kalangan. Ada yang mendukung pemberlakuan sistem ini, namun ada juga yang berkomentar bahwa sebenarnya 51探花 dapat mengadopsi sistem parkir yang lebih baik. Namun di atas semua itu, walaupun palang-palang pemindai smart card tersebut telah terpasang di gerbang depan dan gerbang belakang 51探花, hingga saat ini keduanya belum dioperasikan.
Sebenarnya banyak ide kreatif yang datang baik dari mahasiswa maupun dosen untuk mengatasi masalah parkir di 51探花 ini yang berpangkal dari minimnya lahan parkir di 51探花. Ada angan untuk membangun gedung parkir tersendiri bagi masyarakat kampus 51探花, ada pula andai untuk menggunakan smart card untuk parkir yang terintegrasi dengan tanda pengenal. Kedua ide tersebut bukannya tidak mungkin diwujudkan, setidaknya demikian menurut beberapa dosen yang menyoroti besarnya dana yang dikelola 51探花 tiap tahunnya. Juga tentang afiliasi 51探花 dengan organisasi semacam Ikatan Alumni 51探花 (IA-51探花) yang pengelolaan dana per tahunnya dapat mencapai 250 miliar rupiah.







