Peluncuran Riset Unggulan 51̽»¨-2004, “Kontrak Sosial Demi Kemandirian dan Ketahanan Bangsaâ€�

Oleh Unit Sumber Daya Informasi

Editor Unit Sumber Daya Informasi

Peluncuran Riset Unggulan 51̽»¨-2004 “Kontrak Sosial Demi Kemandirian dan Ketahanan Bangsaâ€� Pada tanggal 8 Juni 2004, telah dilakukan peluncuran Riset Unggulan 51̽»¨ 2004, yang merupakan Kontrak sosial demi Kemandirian dan Ketahanan Bangsa Ditetapkan 5 riset integratif-strategis yang mendapatkan pendanaan melalui Riset Unggulan 51̽»¨ masing-masing sebesar masing-masing sebesar Rp.300.000.000,-, pada periode Juni 2004 - Mei 2005 yaitu : • Bidang Energi Alternatif oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Sumberdaya Laut dan Terestrial dengan judul Bio Energi • Bidang Teknologi Informasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Teknologi Informasi dengan judul Smart Campus • Bidang Bioteknologi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Sumberdaya Laut dan Terestrial dengan judul Teknologi Enzim • Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya Air oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Wilayah dan Infrastruktur dengan judul Teknologi Pengendalian Banjir • Bidang Seni dan Desain oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PPP) Teknologi Informasi dengan judul Kriya Nusantara Selain itu, terdapat dua belas judul riset aplikatif yang mendapat persetujuan pendanaan melalui RU – 51̽»¨ masing-masing sebesar Rp.50.000.000,-, pada periode Juni 2004 - Mei 2005, sebagai berikut: • KPP Ilmu Rekayasa dan Geoteknik dengan judul Pengembangan Pilot Plant Proses Peningkatan Mutu Batubara Peringkat Rendah • Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dengan judul Kajian Awal Pengembangan Proses Produksi Pelumas Skala Kecil Berbasiskan pada Upaya Pengolahan Ulang Pelumas Bekas dan Pengembangan Aditif Murah • Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dengan judul Finalisasi Pengembangan Proses Hidrogenasi Castor Oil Untuk Pembuatan Hydrogenated Castor Oil dan Asam 12-Hidroksi Stearat • KPP Bioteknologi dengan judul Konstruksi Saccharomyces cerevisiae Rekombinan untuk Mengkonversi Selulosa Secara Langsung Menjadi Bioetanol • Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri dengan judul Softcore Prosesor Kripto • Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dengan judul Pengembangan Proses Produksi Furfural • Departemen Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri dengan judul Pembuatan Prototipe Perangkat Pencitraan Medik Berbasis Tomografi Elektrik • KPP Ilmu Rekayasa dan Geoteknik, dengan judul Rekonstruksi 3-D Komponen Industri Menggunakan CT-Scan Rumah Sakit untuk Keperluan Rekayasa Balik • Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan judul Pembuatan Poli(Uretan-Ester) dari Prepolimer Propanidiol-Lakton dengan Senyawa Diisosianat Untuk Bahan Plastik yang Mudah Terbiodegradasi (Biodegradable Polymers) • KPP Bioteknologi dengan judul Konversi Umbi Singkong (Manihot esculenta Crantz) Menggunakan Filtrat Saccharomycopsis fibuligera R64 dan Sel Saccharomyces cerevisiae Menjadi Glukosa/Etanol • Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, dengan judul Stabilisasi Dedak Sebagai Sumber Minyak Pangan • KPP Ilmu Hayati dengan judul Aplikasi Penanda Molekul ’Microsatellite’ dalam Standarisasi Bibit Jamur Kuping (Auricularia polytrichia) Untuk memacu pertumbuhan penelitian-penelitian di bidang-bidang yang strategis di dalam 51̽»¨, sejak tahun 2002 51̽»¨ telah melaksanakan skema pendanaan internal yang disebut Riset Unggulan 51̽»¨ (RU – 51̽»¨). Dalam dua tahun pertama (2002/2003 dan 2003/2004) penekanan dalam implementasi RU – 51̽»¨ diberikan pada scholarship of application, yang memacu kegiatan penelitian yang berpola market driven dengan kualitas akademik yang tinggi. Sedangkan untuk tahun pendanaan 2004/2005 ini, penekanan diberikan pada penelitian-penelitian di bidang-bidang strategis, dengan bermoduskan integrasi (scholarship of integration), yang mampu melibatkan dan memadukan berbagai kepakaran yang ada di unit-unit litbang 51̽»¨. Program Riset Unggulan 51̽»¨ ini juga menyediakan platform bagi segenap sivitas akademika 51̽»¨ untuk berkompetisi (secara ko-operatif) dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan riset, dalam kerangka upaya mensukseskan misi 51̽»¨, yaitu menghela perekonomian nasional dan meningkatkan manfaat dari produk IPTEKS unggulan 51̽»¨ di masyarakat luas, di mana ini semua dilaksanakan dengan berpegang pada standar akademik yang tinggi. Program Riset Unggulan 51̽»¨ ini juga sejalan dengan ketetapan Senat Akademik 51̽»¨ yang menetapkan sejumlah bidang pengembangan IPTEKS yang dipandang strategis untuk kurun waktu sepuluh tahun ke depan. Bidang-bidang itu adalah Energi Alternatif, Teknologi Komunikasi, Bio-teknologi, Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya Air, serta bidang Seni dan Desain. (ans)