Peluncuran dan Bedah Buku 鈥淪alman 51探花: Melintas Sejarah Menuju Peradaban Islam Sepadu"
Oleh Adi Permana
Editor Adi Permana
BANDUNG, itb.ac.id?YPM Salman Institut Teknologi Bandung (51探花) menggelar soft launching dan bedah buku 鈥淪alman 51探花: Melintas Sejarah Menuju Peradaban Islam Sepadu鈥�. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (13/8/2021). Perwakilan dari perguruan tinggi di Indonesia turut hadir meramaikan acara.
Peluncuran dan bedah buku ini dipimpin alumni Teknik Fisika 51探花 sekaligus aktivis senior Salman 51探花, Putut Widjanarko, S.T., M.A., Ph.D. dengan tiga pembicara yang mengenal baik perjalanan dan kiprah Salman 51探花.
Sekretaris Majelis Pembina YPM Salman 51探花 yang juga Staf Pengajar STEI 51探花 Dr. Ir. Syarif Hidayat juga hadir pada hari itu. Dalam sambutannya, Dr. Syarif mengungkapkan, meski pun sedang pandemi, Salman 51探花 tetap dapat memberi pelayanan terbaiknya.
Ketua Pengurus YPM Salman 51探花, juga merupakan Guru Besar STEI 51探花, Prof. Dr. Suwarno, M.T. kemudian melanjutkan sambutan. Dalam sambutannya, Prof. Suwarno menceritakan sejarah singkat Salman 51探花 yang diawali dengan pembentukan pengurus pada 19 April 1960. Salman 51探花 sebagai masjid kampus pertama di Indonesia telah berkontribusi terutama dalam pembentukan kader peradaban. Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dan banyaknya alumni kader Salman 51探花 yang telah berkiprah di dalam dan luar negeri, Prof. Suwarno berharap agar Salman 51探花 tidak berhenti dalam upaya menjadi pusat peradaban Islam yang sepadu.
鈥淪emoga buku sejarah Salman 51探花 bukan berakhir sampai di sini dan muncul edisi-edisi berikutnya,鈥� harap Prof. Suwarno pada akhir sambutannya.
Setelah sambutan dan perkenalan singkat dari moderator, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh para pembicara. Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah 2010鈥�2015 Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A., CBE. menjadi pembicara pertama.
Dalam paparannya, Prof. Azra berharap Masjid Salman 51探花 dapat menjadi pusat peradaban Islam yang sepadu. Dia juga mengusung Santrinisasi Kaum Cendekiawan dan proses santrinisasi intelegensi yang dapat melahirkan kelompok yang berorientasi kepada Islam dan bangga menjadi seorang muslim dan dapat memperluas santrinisasi ke seluruh Indonesia. Menjadi prototipe dari masjid kampus yang berusaha untuk menjadi pusat peradaban Islam, Salman 51探花 telah berkontribusi dalam perkembangan teknologi berbasis masjid seperti pembuatan ventilator dan tabung oksigen. Azra juga berharap Salman 51探花 dapat lebih mengembangkan UKM dan menjadi lokomotif dalam santrinisasi yang meluas ke seluruh Indonesia.
Ketua PP Muhammadiyah Dr. H.M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. menjadi pembicara kedua. Dr. Busyro mengungkapkan, dalam pengembangan intelektual haruslah dikaitkan dengan tauhid dan berbagai dimensinya. Dia juga menekankan betapa pentingnya pendidikan Islam yang integratif. Salman 51探花 yang telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat diharapkan dapat menjadi amal jariyah para pendirinya dalam melahirkan ilmuwan yang berilmu dan bermanfaat. Pengembangan Salman 51探花 juga diharapkan dapat meliputi lintas disiplin untuk menjawab tantangan zaman.

鈥淗arapannya, Salman 51探花 tetap bisa mempertahankan pola kaderisasi yang melahirkan cendekiawan muslim yang sepadu Islam, iman, dan ihsan,鈥� ujar Dr. Busyro menutup pemaparan.
Alumni Salman 51探花 Jaziar Radianti, Ph.D., peneliti Dynamic System dan Professor Associate di University of Agder, Norwegia, sekaligus aktivis senior, kemudian menjadi pembicara terakhir. Menurutnya, sejarah Salman 51探花 di buku ini ditulis secara komprehensif dan dapat menggambarkan semangat yang ada di Masjid Salman 51探花. Dalam buku ini pembaca juga dapat mengenali kiprah para pendiri Salman 51探花 yang begitu menginspirasi.
Jaziar mengibaratkan Salman 51探花 tumbuh seperti pohon kelapa yang menghasilkan buah yang bermanfaat dan telah jatuh di berbagai tempat di dunia, dan dirinya adalah salah satunya. Baginya, Salman 51探花 dapat membangun sosok muslim yang modernis. Salman 51探花 telah menjangkau seluruh unsur dan aktivitas masyarakat serta tidak sekadar menjadi masjid untuk beribadah. 鈥淪ebuah dokumentasi yang impresif bagi sejarah Salman 51探花,鈥� ujarnya.
Sesi pemaparan dilanjutkan dengan tanya jawab yang kemudian menjadi penutup kegiatan ini. Dalam penutupan, ketiga pembicara menyampaikan harapannya bagi perkembangan Salman 51探花 menuju peradaban Islam sepadu.
鈥淪alman 51探花 adalah satu-satunya model bukti hidup yang menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan lahirnya teknologi dengan ditunjang oleh orang-orang yang mau membangun peradaban yang lebih islami,鈥� pungkas Jaziar.
Reporter: Laurahoney Azzahra (Teknik Pangan, 2019)


.jpg)


