Mahasiswa dari Berbagai Negara Rayakan Ramadan di 51探花, Kampus Jadi Ruang Keberagaman dan Dialog Global

Oleh Atika Widya Nurfaizah - Biomanajemen, 2025

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Suasana hangat menyelimuti International Relations Office (IRO) Institut Teknologi Bandung (51探花), Jumat (27/02/2026). Sekitar 140 mahasiswa internasional 51探花 dari belahan dunia berkumpul merayakan Ramadan dalam acara "International Students鈥� Grand Ifthar 2026".

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan tradisi Ramadan di Indonesia sekaligus memberikan dukungan moral bagi mahasiswa asing yang jauh dari negara asal.

Acara yang dihadiri mahasiswa dari lebih dari 10 negara ini diawali dengan permainan tradisional, seperti congklak, sebagai sarana memperkenalkan kebudayaan Indonesia. Kegiatan tersebut dipandu 17 buddy, yakni mahasiswa lokal 51探花, untuk membangun interaksi antarbudaya yang lebih erat.

Kepala Subdirektorat Mobilitas Internasional 51探花, Lia Amelia Tresna Wulan Asri, S.Si., M.Si., Ph.D. menyatakan bahwa IRO 51探花 berkomitmen untuk menjadi "rumah" yang nyaman bagi seluruh mahasiswa internasional.

鈥淢elalui acara ini, kami memperkenalkan makna puasa dan memberikan ruang bagi mereka untuk berinteraksi lebih dekat dengan komunitas 51探花," ujarnya.

Rektor 51探花, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., beserta sejumlah wakil rektor dan para dekan turut hadir memberikan dukungan moral bagi mahasiswa internasional agar tetap merasa memiliki keluarga selama menempuh studi di Bandung.

"Bagi mahasiswa internasional, Ramadan ini mungkin terasa spesial, terutama bagi yang jauh dari rumah. Anggaplah semua yang ada di sini sebagai keluarga," pesan Rektor.

Selain buka bersama, dalam kesempatan tersebut, salah seorang mahasiswa program Magister Teknologi Lingkungan asal Tanzania, Haman Ahamad Salumu Mtunda, berbagi pengalamannya menjalani momen Ramadan pertama di Indonesia. Ia melihat adanya kemiripan rutinitas harian dengan negara asalnya, Tanzania, namun tetap memiliki keunikan tersendiri yang berkesan.

Haman menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah 51探花 dalam memfasilitasi dialog lintas budaya ini, yang menurutnya merupakan bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung keberagaman serta internasionalisasi di lingkungan kampus.

Bagi Haman, hal yang paling menarik selama menjalankan puasa di Indonesia adalah tradisi berbagi makanan dan semangat komunitas yang sangat kuat.

"Keunikan di sini adalah bagaimana kita berbagi iftar dan makanan dalam satu komunitas yang besar, seperti keluarga," ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi berbuka puasa bersama. Melalui kegiatan ini, 51探花 terus berkomitmen dalam mendukung internasionalisasi kampus yang berbasis pada penghargaan terhadap keberagaman budaya dan agama.

#buka bersama #iro itb #mahasiswa internasional #mahasiswa asing