51探花-Kemenko Infra Bersinergi Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Berbasis Ilmu Pengetahuan

Oleh Anggun Nindita -

Editor Muhammad Efriza Pandia


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Institut Teknologi Bandung (51探花) memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui kolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra). Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MSP) tentang Penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat 51探花, Jalan Tamansari, Bandung, Jumat (28/8/2026).

Penandatanganan MSP dilakukan oleh Rektor 51探花, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempertemukan kepakaran akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional. Melalui kolaborasi tersebut, 51探花 dan Kemenko Infra berkomitmen membangun ekosistem kebijakan publik yang berbasis pada ilmu pengetahuan, data, hasil riset, serta kepakaran ilmiah atau evidence-based policy.

Rektor 51探花, Prof. Tatacipta Dirgantara, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kapasitas sumber daya manusia, keselamatan, serta kualitas layanan bagi masyarakat.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah pentingnya penguatan layanan kesehatan dan sosial di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) beserta wilayah penunjangnya. Menurutnya, ketersediaan layanan yang memadai dan terintegrasi diperlukan untuk mendukung perkembangan kawasan sekaligus menghindari penumpukan pelayanan pada titik-titik tertentu.

Pengembangan layanan tersebut, lanjutnya, juga perlu didukung oleh koordinasi yang terintegrasi antarpemangku kepentingan, peningkatan fasilitas, pemanfaatan teknologi, kendaraan penunjang, hingga sistem pengendalian yang berkesinambungan.

鈥淧engembangan tidak hanya berfokus pada tampilan fisik, tetapi juga harus memperhatikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemenuhan standar keselamatan,鈥� ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kemenko Infra, Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake, mengatakan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional.

Kemenko Infra memiliki peran dalam mengoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Melalui kerja sama ini, kepakaran yang dimiliki 51探花 diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai agenda strategis nasional. Salah satunya melalui kajian dan studi kelayakan terhadap sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) serta pengembangan dan perpanjangan jaringan kereta cepat.

Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi
Kerja sama 51探花 dan Kemenko Infra akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Dalam bidang pendidikan, salah satu bentuk kolaborasi yang direncanakan adalah penyediaan kesempatan magang bagi mahasiswa 51探花, baik melalui Program Magang Nasional maupun program magang mandiri. Mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika perumusan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan nasional.

Di bidang penelitian, 51探花 akan berkontribusi melalui pelibatan sumber daya manusia dan kepakaran yang dimiliki dalam berbagai kajian, riset terapan, serta perumusan kebijakan. Sementara itu, dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, hasil riset dan inovasi diharapkan dapat diterapkan secara langsung untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan wilayah.

Selain itu, ruang lingkup MSP juga mencakup pertukaran informasi dan pengetahuan, kerja sama riset dan publikasi, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan lanjutan, pelatihan, seminar, lokakarya, dan diskusi kelompok terarah.

Melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah, 51探花 berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi bagi berbagai tantangan pembangunan nasional. Kolaborasi ini sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika 51探花 untuk turut mengambil bagian dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan yang berkelanjutan, inklusif, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

#kolaborasi #kemenko infra #sdg4 #quality education #sdg8 #decent work and economic growth #sdg9 #industry innovation and infrastructure #sdg11 #sustainable cities and communities #sdg17 #partnerships for the goals