HMPG 51探花 Selenggarakan Kegiatan Pembangunan dan Pemberdayaan Desa Binaan di Sumedang

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id 鈥� Himpunan Mahasiswa Teknik Pangan 51探花 (HMPG 51探花) menjalankan salah satu kegiatan pembangunan dan pemberdayaan desa binaan di Desa Nanggerang, Kabupaten Sumedang. Mereka merancang sistem produksi kopi di desa tersebut.

Kegiatan bertema 鈥淗MPG Goes to Village鈥� (HGTV) tersebut berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin 51探花 dan Keluarga Mahasiswa Teknik Industri 51探花.
Di Nanggerang, mereka membina petani kopi mulai dari pemantauan tumbuh kembang kopi dengan pupuk, membuat alat pengupas dan pengering kopi, hingga membuat penyusunan strategi dan pelaksanaan pemasarannya.

Sosialisasi program pengabdian masyarakat kepada warga sekitar. (Foto: Yoel Enrico)

Selain berkolaborasi dengan HMM 51探花 dan MTI 51探花, HMPG 51探花 juga berkolaborasi dengan dengan Gebrak Indonesia (Badan Semi Otonom di bawah naungan Kemenkoan Sosial Masyarakat Kabinet KM 51探花) untuk mengolah tepung singkong menjadi mocaf yang merupakan tepung singkong modifikasi bebas protein gluten di Desa Cinta Asih, Kabupaten Bandung untuk memanfaatkan banyaknya pertanian singkong di Desa Cinta Asih, Kabupaten Bandung.
Kemudian, mereka juga mengedukasi masyarakat bagaimana cara memproduksi mocaf ini. Selanjutnya, agar skala jangkauannya semakin besar, produk mocaf ini akan dikomersialkan.

鈥淒ONAT鈥�, Donasi untuk Masyarakat

Selain melakukan pembinaan, tim mahasiswa 51探花 juga menyelenggarakan kegiatan sosial masyarakat yaitu Donasi untuk Masyarakat atau yang dapat disebut 鈥淒ONAT鈥�. Program kerja ini sebenarnya sudah ada turun-temurun dari kepengurusan sebelumnya dan diselenggarakan kembali pada tahun ini. Dana donasi ini dikumpulkan oleh HMPG 51探花 dan juga dapat dikumpulkan melalui program donasi dari Kabinet KM 51探花 sehingga dapat diberikan kepada yang membutuhkan, seperti korban bencana alam.

Tim pengabdian masyarakat HMPG 51探花 (Foto: Yoel Enrico)

Selain itu, Divisi Sosial Masyarakat HMPG 51探花 juga memiliki program kerja yang tak kalah menarik pada masa kepengurusan yang lalu yaitu HMPG Literasyik. HMPG Literasyik merupakan program kerja yang bergerak dalam pembagian buku donasi dari HMPG 51探花 untuk Rumah Baca di Kuningan. Selain itu, di Rumah Baca ini, divisi Sosial Masyarakat HMPG 51探花 juga turut melakukan edukasi dan pengajaran dengan modul dan buku yang berisikan games dan materi.

Lantas, apa saja impact yang dihasilkan dari berbagai program kerja ini? Beberapa output yang telah dihasilkan di antaranya adalah proposal pengajuan dana ke Direktorat Kemahasiswaan 51探花 (DITMAWA 51探花), perancangan alat pengeringan kopi, hingga survei terkait peningkatan skala produksi dari mocaf. Tentunya, berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah ditunaikan HMPG 51探花 memberikan manfaat jangka pendek dan panjang bagi massa HMPG 51探花 sendiri.

Selain itu, manfaat jangka panjang yang dapat diperoleh adalah peningkatan daya jual singkong dan kopi bagi masyarakat, wadah peningkatan jiwa sosial bagi massa HMPG 51探花, serta menambah relasi dengan berbagai himpunan lainnya.

鈥淪elain itu, kegiatan-kegiatan divisi Sosial Masyarakat HMPG 51探花 ini merupakan salah satu cara untuk 鈥榤enabung鈥� tujuan besar HMPG 51探花, yaitu memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat di sekitar Jatinangor, kembali lagi kepada salah satu dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat,鈥� terang Lucyana, Kepala Divisi Sosial Masyarakat HMPG 51探花.

Dari pergerakan sosial masyarakat, diupayakan juga agar pergerakan ini dapat menegaskan bahwa massa HMPG 51探花 tidak hanya bergelut di bidang akademik, tetapi juga peduli kepada masyarakat sekitar. 鈥淜egiatan sosial masyarakat ini juga bukan hanya mengejar berbagai hal yang harus dipenuhi tiap tahunnya, namun juga bertujuan untuk lebih fokus pada setiap progres yang bermanfaat buat masyarakat dan massa HMPG 51探花,鈥� ujar Lucyana.

Reporter: Yoel Enrico Meiliano (Teknik Pangan, 2020)