700 Poster Riset, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat Dipamerkan dalam PRIMA 51探花 2022

Oleh Adi Permana

Editor Adi Permana


BANDUNG, itb.ac.id--Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (51探花) menyelenggarakan Seri Budaya Ilmiah Unggul PRIMA 51探花 2022. Acara tersebut berlangsung secara hybrid dari Multipurpose Hall, CRCS 51探花, Selasa (20/12/2022).

PRIMA 51探花 merupakan akronim dari Pameran Virtual Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat 51探花. Pameran kali ini menghadirkan lebih dari 700 poster riset, penelitian, dan pengabdian masyarakat dari 12 fakultas/sekolah, 37 pusat/pusat penelitian/pusat unggulan iptek serta 4 lembaga di 51探花.

PRIMA 2022 juga menghadirkan talkshow Riset Unggul 51探花 dengan tema "Merawat Kolaborasi Riset 51探花 yang Berbudaya Ilmiah Unggul". Narasumber topik riset tersebut di antaranya: Prof. Heni Rachmawati, Prof. Dr. Satria Bijaksana, Dr. Ika Magdalena, M.Si., Aditya G. Saputro, Ph.D., Prawira F. Belgiawan, Ph.D.

Talkshow kedua berjudul Inovasi Unggul 51探花 dengan tema "Menguntai Kolaborasi Menuai Impact". Narasumber pada talkshow tersebut di antaranya: Arif Sasongko, Ph.D., Prof. Bambang Riyanto, Prof. Dr. Elfahmi, Dr. R. Bagus Endar Bachtiar. Pada kesempatan ini juga berlangsung Launching Aplikasi Desanesha oleh Rektor 51探花 Prof. Reini Wirahadikusuma.

Rektor mengatakan, dengan poster yang diposting di website  selayaknya bisa menjangkau audiens lebih banyak lagi sehingga bisa memperluas dampak dari apa yang telah dikerjakan oleh 51探花. Menurutnya, di samping pameran virtual, yang penting juga adalah kegiatan talkshow tentang riset dan inovasi unggul di 51探花.
Rektor mengatakan, 51探花 memiliki dosen sebanyak 1.470. Dari jumlah tersebut, 1.168 dosen atau sekitar 75% di antaranya telah menghasilkan publikasi bereputasi. Hal ini dipengaruhi oleh alokasi dana untuk program P3MI yang semakin besar dari 51探花.

Pameran virtual di situs prima.itb.ac.id

Pada sambutannya itu, Rektor juga menyarankan agar karya penelitian di 51探花 bisa dilakukan lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu, dosen peneliti diharapkan membuka pintu kolaborasi riset antarkampus. Disamping memperkuat budaya ilmiah unggul, 51探花 juga punya tugas agar publik memahami apa yang 51探花 kerjakan, caranya melalui kegiatan seperti ini dan kerja sama.

"Inovasi sudah banyak sekali di 51探花 baik dalam bentuk prototipe maupun lainnya. 51探花 masuk kepada 10 universitas dengan jumlah paten tertinggi. Startup binaan sudah 190. Pengabdian masyarakat banyak sekali, termasuk di 3T," ujarnya.